Kenapa Surabaya Masih Hujan Saat Kemarau? Ini Kata BMKG

oleh -114 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Foto: dok kilasjatim

KILASJATIM.COM, Surabaya – Hujan yang mengguyur Surabaya dan Sidoarjo sejak Jumat (12/6/2026) dini hari memunculkan tanda tanya di tengah musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda menjelaskan kondisi tersebut dipicu gangguan atmosfer yang tengah melintasi Jawa Timur.

Sejak malam hingga siang hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih terpantau terjadi di sejumlah wilayah, mulai Surabaya Selatan, Surabaya Pusat, hingga beberapa kawasan di Kabupaten Sidoarjo. Bahkan dini hari, beberapa wilayah diguyur hujan deras.

Prakirawan BMKG Juanda Andrie Wijaya mengatakan hujan yang terjadi bukan fenomena yang tidak biasa. Menurutnya, terdapat pengaruh gelombang Rossby yang saat ini melintasi wilayah Jawa Timur dan memicu pertumbuhan awan hujan.

“Saat ini sedang terjadi gangguan atmosfer akibat adanya gelombang Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur,” kata Andrie saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).

BMKG memperkirakan pengaruh gelombang Rossby tersebut masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

“Diprakirakan hingga 15 Juni 2026,” ujarnya.

Selain faktor atmosfer, suhu muka laut di wilayah Selat Madura yang relatif hangat juga turut mendukung terbentuknya awan konvektif penyebab hujan.

“Suhu muka laut di Selat Madura yang lebih hangat dapat mengakibatkan pertumbuhan awan-awan konvektif penyebab hujan,” jelas Andrie.

Kombinasi kedua faktor tersebut membuat potensi hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur meski secara klimatologis sudah memasuki musim kemarau.

BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan rutin memantau informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan.(cit)

Baca Juga :  Cerah Berawan Tapi Jangan Lupa Jas Hujan

No More Posts Available.

No more pages to load.