YPTA Surabaya Hidupkan Nilai Pancasila Lewat Lensa Fotografi

oleh -120 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya mengajak generasi muda menghidupkan nilai-nilai Pancasila melalui karya fotografi jurnalistik dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno 2026. Kegiatan yang digelar Direktorat Sistem Informasi (DSI) YPTA Surabaya ini menghadirkan Seminar Fotografi Jurnalistik bertema: Wajah Pancasila di Era Nasionalisme Modern dan apresiasi lomba fotografi Pancasila dalam 1 Bingkai, Kamis (11/6/2026).

Bertempat di Gedung Rektorat Lantai 6 Untag Surabaya, kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Hadir sebagai narasumber Ketua Pengurus YPTA Surabaya J. Subekti dan fotografer jurnalistik Trisnadi Marjan.

Direktur Sistem Informasi YPTA Surabaya, Eko Halim Santoso, mengatakan fotografi dipilih sebagai media kampanye karena dekat dengan kehidupan generasi muda dan mampu menyampaikan pesan kebangsaan secara efektif. “Acara ini menjadi ruang belajar dan ruang berkarya sekaligus mengingat kembali nilai-nilai Pancasila. Pancasila tidak hanya dipahami sebagai teori, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui fotografi,” terang Eko Halim.

Menurut Eko Halim Santoso, foto tidak hanya berfungsi merekam peristiwa, tetapi juga menyampaikan pesan dan nilai yang mampu menggugah kesadaran masyarakat. “Foto yang baik bukan hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki makna, pesan, dan mampu menggerakkan kesadaran orang yang melihatnya,” lanjut Eko Halim.

Sementara itu, Ketua Pengurus YPTA Surabaya, J. Subekti, menegaskan bahwa peringatan Bulan Bung Karno merupakan agenda rutin untuk menjaga semangat kebangsaan dan memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai Pancasila. “Setiap tahun kami mengadakan berbagai kegiatan selama Bulan Bung Karno untuk melawan lupa, agar generasi muda tetap mengingat bahwa Indonesia berdiri tegak di atas dasar negara Pancasila,” ujar Subekti.

Baca Juga :  Pemkab Jember Resmikan Layanan Avtur di Bandara Notohadinegoro, Harga Tiket Pesawat Turun

Menurut Subekti, tantangan saat ini bukan karena generasi muda menolak Pancasila, melainkan karena minimnya figur dan keteladanan yang dapat mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari. “Mereka kehilangan tokoh dan figur yang dapat menjadi contoh. Karena itu, perlu ada upaya terus-menerus untuk mengingatkan dan menghadirkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata,” tambah Subekti.

Melalui seminar dan lomba fotografi ini, YPTA Surabaya berharap generasi muda tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mampu menerjemahkan dan menyebarkan nilai-nilainya melalui karya kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.(tok)