KILASJATIM.COM, Surabaya – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menghadirkan Youthpact 2026 sebagai ruang bagi anak muda untuk berjejaring, berkolaborasi, dan mengekspresikan diri. Kegiatan yang digelar di Plaza St. Agustinus UKWMS Kampus Dinoyo, Surabaya, mempertemukan berbagai komunitas kepemudaan dan sosial di Surabaya.
Mengusung tema “A Space for Youth Communities to Connect, Collaborate, and Create Impact”, acara ini bertujuan memperluas jejaring sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap keberadaan berbagai komunitas yang dapat menjadi wadah pengembangan diri.
Ketua Pelaksana Youthpact 2026, Arvel, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk mendorong anak muda lebih aktif terlibat dalam aktivitas positif dan berdampak. “Kami ingin membuka peluang networking serta meningkatkan awareness terhadap komunitas yang ada di Surabaya. Harapannya, generasi muda semakin aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan, pengembangan diri, hingga kewirausahaan,” ujar Arvel.
Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS, Lilies Rolina, menjelaskan bahwa Youthpact 2026 merupakan implementasi nyata pembelajaran mahasiswa komunikasi, khususnya dalam membangun jejaring profesional. “Sebagai anak komunikasi, kita harus mengetahui dan memahami bagaimana cara berjejaring. Mahasiswa harus memanfaatkan kehadiran komunitas maupun brand yang terlibat,” kata Lilies Rolina.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari komunitas yang berpartisipasi. Ketua Forum Anak Surabaya, Moh Isam Arzaq, menilai Youthpact menjadi wadah penting bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan dan menunjukkan kontribusinya bagi masyarakat. “Kami sangat bersyukur diberikan ruang dan kesempatan untuk mengekspresikan diri. Anak muda di Surabaya diberikan wadah untuk bersuara dan menunjukkan kontribusi bagi kemajuan kota maupun Indonesia,” papar Isam.
Youthpact 2026 turut melibatkan berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan, antara lain AIESEC, Komindo, Beasiswa Mahagora, Muda Mahir Community, Surabaya Toastmasters, Koko Cici Jawa Timur, Plato Foundation, Novaloka Cakrawala, dan Kreasi Pemuda Tanpa Batas.
Perwakilan AIESEC, Adinda Noni, berharap kegiatan ini dapat mendorong anak muda berani mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan memperluas pengalaman hingga tingkat global. “Jangan takut keluar dari comfort zone. Kami berharap pemuda Surabaya terus mengembangkan leadership skills, personal skills, dan hard skills agar mampu memberikan dampak tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga internasional,” tutur Adinda Noni.
Melalui Youthpact 2026, mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS menunjukkan bahwa ruang kolaborasi yang tepat dapat menjadi sarana lahirnya ide, jejaring, dan gerakan positif bagi generasi muda Surabaya.(tok)
