Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Ditarget Rampung Juni 2026

oleh -483 Dilihat

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Juni 2026, progres pembangunan sekolah yang digagas pemerintah tersebut telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan selesai pada bulan ini agar segera dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan dirinya telah meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat yang berdiri di atas lahan seluas 7 hektar milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Saya sudah meninjau progres pembangunannya. Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi telah mencapai 75 persen. Semoga seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu dan segera bisa digunakan untuk anak-anak,” ujar Ipuk, Senin (8/6/2026).

Sekolah Rakyat Banyuwangi dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep sekolah modern berstandar internasional. Kawasan pendidikan tersebut dirancang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa.

Sambil menunggu pembangunan selesai, operasional Sekolah Rakyat Banyuwangi akan memanfaatkan dua lokasi sementara, yakni Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin dan kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kecamatan Muncar.

Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan dalam kawasan sekolah tersebut. Di antaranya gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA yang masing-masing terdiri atas dua lantai, asrama putra dan putri untuk setiap jenjang pendidikan, serta rumah susun bagi para guru.

Selain fasilitas utama pendidikan, kawasan Sekolah Rakyat juga dilengkapi gedung serbaguna, masjid, gedung ibadah, dapur, kantin di setiap jenjang pendidikan, hingga guest house. Sarana penunjang lainnya meliputi lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, rumah genset, tempat pembuangan sampah sementara (TPS), green house, rumah pompa, gudang perawatan, pos jaga, instalasi pengolahan limbah dapur, dan area parkir.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Bondowoso Dorong Kebangkitan Tari Remo Sutinah Lewat Sekolah

“Semoga segera bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak,” kata Ipuk.

Sementara itu, Manajemen Konstruksi proyek Sekolah Rakyat Banyuwangi, Johansyah, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan terus dilakukan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada 20 Juni 2026.

Menurut Johansyah, total ruang belajar yang dibangun mencapai 38 rombongan belajar (rombel), yang terdiri dari 18 rombel SD, 9 rombel SMP, dan 9 rombel SMA.

“Sampai hari ini progresnya sudah 77 persen. Bangunan seperti asrama, gedung, dan fasilitas penunjang sekarang progresnya sekitar 75 sampai 80 persen. Target kami bulan ini selesai,” ujarnya.

Dengan progres yang terus meningkat, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap Sekolah Rakyat dapat segera beroperasi dan menjadi fasilitas pendidikan yang mampu memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan layanan pendidikan yang lebih baik dan merata.(zul)