KILASJATIM.COM, Surabaaya – Kabar duka datang dari dunia arsitektur dan pendidikan tinggi Indonesia. Tokoh arsitektur nasional sekaligus pakar tata kota inklusif Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof Johan Silas, meninggal dunia pada usia 90 tahun, Senin (8/6/2026) dini hari.
Berdasarkan informasi yang disampaikan putrinya, Ina Silas, Prof Johan mengembuskan napas terakhir di RS Kemenkes Indrapura Surabaya pada pukul 03.24 WIB.
Prof Johan dikenal sebagai salah satu pemikir tata kota terkemuka di Indonesia. Selama puluhan tahun, ia aktif mendorong pembangunan perkotaan yang lebih inklusif dan berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan warga berpenghasilan rendah.
Rencananya, jenazah akan disemayamkan di Rumah Duka Adi Jasa Surabaya mulai Rabu (10/6/2026) pukul 11.00 WIB.
Prosesi penghormatan terakhir akan berlangsung hingga Sabtu (13/6/2026). Adapun prosesi tutup peti dijadwalkan pada Jumat (12/6/2026) pukul 19.00 WIB.
Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke Katedral Surabaya untuk misa requiem sebelum disemayamkan di lingkungan ITS sebagai bentuk penghormatan kepada sosok yang telah banyak berkontribusi bagi dunia pendidikan dan perencanaan kota.
Setelah itu, jenazah akan diberangkatkan ke TPU Keputih untuk proses kremasi. Sementara prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Minggu (14/6/2026) pukul 09.00 WIB di Makam Mak Hie.
Kepergian Prof Johan Silas meninggalkan duka bagi keluarga, sivitas akademika ITS, serta dunia arsitektur Indonesia yang selama ini mengenalnya sebagai akademisi dan pemikir yang konsisten memperjuangkan pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.(cit)


