BPS: Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Tembus 4,68 Juta, Tertinggi Sejak 2020.

oleh -405 Dilihat

KILASJATIM.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 4,68 juta kunjungan. Angka tersebut meningkat 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menjadi capaian tertinggi sejak tahun 2020.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Pudji Ismartini mengatakan tren positif sektor pariwisata Indonesia terus berlanjut seiring meningkatnya kunjungan wisatawan asing ke berbagai destinasi di Tanah Air.

“Capaian kunjungan wisman Januari hingga April 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020,” ujar Pudji Ismartini dalam konferensi pers BPS di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara juga terlihat pada kinerja bulan April 2026. Pada periode tersebut, jumlah kunjungan wisman mencapai 1,25 juta kunjungan, naik 14,75 persen dibandingkan Maret 2026 dan tumbuh 7,22 persen dibandingkan April tahun lalu.

Dari total 1,25 juta kunjungan wisman pada April 2026, sebanyak 1,08 juta wisatawan masuk melalui pintu utama, sedangkan 168.569 kunjungan tercatat melalui pintu perbatasan.

Berdasarkan negara asal paspor, wisatawan asal Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisman ke Indonesia. Pada April 2026, jumlah wisatawan asal Malaysia mencapai 207,96 ribu kunjungan atau setara 16,65 persen dari total kunjungan wisatawan asing.

Posisi kedua ditempati wisatawan asal Australia dengan 157,96 ribu kunjungan atau berkontribusi sebesar 12,65 persen. Sementara itu, wisatawan asal China berada di urutan ketiga dengan 133,99 ribu kunjungan atau sekitar 10,73 persen dari total kunjungan wisman pada April 2026.

Data tersebut menunjukkan bahwa pasar wisatawan dari kawasan Asia Tenggara, Australia, dan Asia Timur masih menjadi tulang punggung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia.

Baca Juga :  Ahmad Baharudin Jadi Plt Bupati Tulungagung, Gantikan Gatut

Sementara itu, di sektor wisata domestik, BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada April 2026 mencapai 97,55 juta perjalanan. Jumlah tersebut mengalami penurunan 24,14 persen dibandingkan April 2025.

Meski demikian, secara kumulatif kinerja perjalanan wisatawan nusantara masih menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga April 2026, total perjalanan wisnus tercatat mencapai 417,06 juta perjalanan atau meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan pertumbuhan perjalanan wisata domestik secara kumulatif menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan penguatan sektor pariwisata nasional. Kondisi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan pelaku usaha pariwisata, serta membuka lebih banyak peluang kerja di sektor terkait. (AFU)

No More Posts Available.

No more pages to load.