KAI Services Hadirkan Kuliner Khas Banyuwangi di Empat Rute Kereta Api, Dukung UMKM Lokal

oleh -442 Dilihat

KILASJATIM.COM – KAI Services menghadirkan berbagai kuliner khas Kabupaten Banyuwangi di empat rute perjalanan kereta api mulai Mei 2026. Inisiatif ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada masyarakat selama perjalanan menuju tujuan akhir.

Menu kuliner tradisional tersebut kini dapat dinikmati oleh pelanggan kereta api yang menuju Stasiun Ketapang dan Banyuwangi. Program ini menjadi bagian dari upaya KAI Services dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan melalui sajian makanan khas daerah.

Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis pada Minggu (31/5/2026) di Jakarta, KAI Services menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Banyuwangi untuk menghadirkan aneka hidangan autentik yang telah dikenal luas oleh masyarakat setempat.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengatakan kolaborasi dengan UMKM daerah merupakan langkah strategis yang memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Selain memperkaya pilihan menu bagi pelanggan, kerja sama tersebut juga menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap pengembangan usaha lokal.

“Melalui kerja sama dengan UMKM lokal, KAI Services menghadirkan menu dari Warung Mbok Wah dan Srengenge Wetan. Menu ini dimasak langsung, jadi dari segi rasa tidak perlu diragukan. Kehadiran menu-menu dari Warung Mbok Wah dan Srengenge Wetan ini merupakan salah satu upaya KAI Services dalam menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara di dalam kereta,” ujar Nyoman.

Menu khas Banyuwangi tersebut tersedia di sejumlah layanan kereta api, yakni KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang, KA Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen–Ketapang, KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap–Ketapang, serta KA Logawa relasi Purwokerto–Banyuwangi.

Salah satu menu unggulan yang disajikan adalah Nasi Tempong dari Warung Mbok Wah. Hidangan khas Banyuwangi ini tersedia dengan pilihan lauk ayam, udang, maupun telur. Ciri khasnya terletak pada sambal pedas yang diracik menggunakan tomat ranti, sehingga menghasilkan cita rasa yang berbeda dan menggugah selera.

Baca Juga :  Pemkab Banyuwangi Lanjutkan Program Wenak 2026, Sasar Pelaku Usaha Mikro Baru

Selain itu, Srengenge Wetan turut menghadirkan sejumlah menu andalan seperti Ayam Lodoh, Nasi Bakar, dan Plecing Ayam. Beragam hidangan tersebut disajikan dengan cita rasa autentik khas Banyuwangi yang diharapkan mampu mengobati kerinduan para perantau terhadap kampung halaman mereka.

Kehadiran menu lokal ini mendapat sambutan positif dari pelanggan kereta api. Salah satunya disampaikan oleh Dinda Haryo, penumpang KA Sangkuriang, yang mengaku senang karena kini dapat menikmati kuliner khas Banyuwangi selama perjalanan.

“Wah, seru kalau Nasi Tempong sekarang sudah bisa dipesan di restorasi kereta. Jadi kita bisa menikmatinya selama dalam perjalanan kereta,” ujar Dinda.

Melalui program tersebut, KAI Services berharap tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM daerah untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia. Dengan demikian, kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga media promosi kuliner Nusantara yang efektif dan berkelanjutan. (BEH)

No More Posts Available.

No more pages to load.