KILASJATIM.COM, Surabaya – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan pemeringkatan Scimago Institutions Ranking 2026, PENS berhasil menempati peringkat keempat nasional pada bidang Industrial and Manufacturing Engineering.
Capaian ini semakin istimewa karena PENS menjadi satu-satunya politeknik yang masuk dalam daftar 26 perguruan tinggi terbaik pada kategori tersebut, bersaing dengan berbagai universitas dan institut terkemuka di Indonesia.
Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., mengatakan hasil pemeringkatan tersebut menegaskan posisi PENS sebagai perguruan tinggi vokasi yang mampu bersaing dengan kampus berbasis akademik. “Ini meneguhkan posisi PENS sebagai perguruan tinggi sains terapan yang sejajar dengan universitas dan institut, khususnya pada bidang Industrial and Manufacturing Engineering,” kata Arif.
Menurut Arif, kualitas lulusan, proses pembelajaran, serta riset yang dikembangkan PENS menjadi faktor penting yang mendukung capaian tersebut. Sebagai kampus yang berfokus pada teknik elektro dan bidang turunannya, PENS terus memperkuat keunggulan di berbagai sektor teknologi dan rekayasa.
Selain membuka tiga program studi baru, PENS juga melakukan pengembangan melalui penguatan riset, peningkatan sarana-prasarana, serta perluasan program pascasarjana terapan hingga jenjang doktor. “Kami terus mengembangkan riset yang tidak hanya menghasilkan publikasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri,” tambah Arif.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik PENS, Prof. Moch. Zen Samsono Hadi, S.T., M.Sc., Ph.D., menyebut capaian tersebut turut berdampak pada meningkatnya minat calon mahasiswa.
Pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, jumlah peminat PENS mencapai 15.336 orang atau meningkat 19,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 823 mahasiswa diterima dan akan menempuh pendidikan di 23 program studi. “Peningkatan peminat menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan vokasi yang kami kembangkan,” ujar Zen.
Saat ini PENS masih membuka jalur seleksi mandiri sebagai kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa untuk bergabung. Kampus berharap semakin banyak generasi muda tertarik menekuni bidang teknologi dan inovasi melalui pendidikan sains terapan yang berorientasi pada kebutuhan industri.(tok)
