HLUN 2026 di Jatim Meriah, Khofifah Pastikan Lansia Tetap Sehat, Mandiri, dan Bahagia

oleh -89 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, Malang – Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 di Jawa Timur berlangsung meriah melalui agenda bertajuk Sapa Lansia Jawa Timur Sejahtera (Jawara) yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di kawasan Pasar Bentoel dan Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Netra (UPT RSBN) Malang.

Ratusan lansia tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan sosial, layanan kesehatan gratis, hingga hiburan yang disiapkan khusus dalam momentum HLUN 2026. Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menegaskan bahwa perhatian terhadap lansia harus terus diperkuat melalui berbagai program berkelanjutan. Menurutnya, para lansia memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat dan harus tetap mendapatkan ruang untuk hidup sehat, mandiri, dan bahagia.

“Peringatan HLUN ini menjadi momentum untuk memastikan para lansia di Jatim tetap sehat, aktif, mandiri, dan bahagia menjalani masa tua,” ujar Khofifah, Jumat, 29/5/2026.

Di Pasar Bentoel, Khofifah menyapa para pedagang lansia yang masih aktif berjualan. Ia juga menyerahkan zakat produktif kepada 100 pedagang lansia dan pelaku UMKM lansia di sekitar UPT RSBN Malang. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp 500 ribu untuk mendukung usaha kecil yang dijalankan.

Selain itu, bantuan sembako diberikan kepada 250 lansia. Daging kurban juga dibagikan kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan HLUN 2026 tersebut.

Suasana hangat juga terasa di UPT RSBN Malang saat ratusan lansia mengikuti layanan sosial dan kesehatan gratis. Sebanyak 100 lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan hasil kolaborasi Dinas Sosial Jawa Timur, IKA Unair, dan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.

Tak hanya pemeriksaan kesehatan umum, para lansia juga mendapatkan layanan pemeriksaan mata gratis dan pembagian 100 kacamata baca dari RS Mata Masyarakat Surabaya. Pemprov Jatim turut menyalurkan alat bantu mobilitas bagi lansia yang mengalami keterbatasan gerak.

Baca Juga :  Bupati Lamongan Berangkatkan 10 Bus Balik Bareng Gratis Tujuan Jakarta

Layanan fisioterapi gratis juga menjadi salah satu fasilitas yang paling diminati. Para lansia tampak tertib antre untuk menjalani terapi guna menjaga kebugaran tubuh.

Kemeriahan HLUN 2026 semakin terasa melalui Program Angkringan Lansia yang melibatkan 40 pedagang lansia. Berbagai produk UMKM hasil karya lansia binaan Dinsos Jatim turut dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan hingga makanan olahan.

Di sisi lain, Pentas Seni Lansia menjadi hiburan yang menyedot perhatian peserta. Musik dan nyanyian mengiringi suasana penuh kegembiraan. Layanan salon gratis juga disediakan untuk memberikan pengalaman menyenangkan bagi para lansia.

Khofifah menambahkan, perhatian terhadap lansia tidak hanya dilakukan saat HLUN, tetapi juga melalui berbagai program sosial berkelanjutan. Salah satunya Program Keluarga Harapan (PKH) Plus bagi lansia di atas 70 tahun.

Pada 2026, sebanyak 54 ribu lansia di Jawa Timur menerima bantuan PKH Plus dengan total anggaran mencapai Rp 108 miliar.

“Lansia harus terus diberi ruang untuk berdaya karena pengalaman dan semangat mereka menjadi kekuatan penting dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Khofifah.

Melalui tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh, Jawa Timur Sejahtera”, Pemprov Jatim berharap para lansia tetap sehat, produktif, dan terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. (Den)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.