KILASJATIM.COM, Bondowoso – Suasana Iduladha di Pondok Pesantren Al Ishlah Bondowoso tahun ini berlangsung istimewa. Pondok pesantren tersebut kembali dipercaya mengelola ratusan hewan kurban, baik dari dalam maupun luar negeri, dengan total keseluruhan hampir mencapai 1.000 ekor.
Salah satu pengasuh pondok, Kyai Yasin Dhiaul Haq menyampaikan, tahun ini pihaknya menerima amanah sebanyak 807 ekor kambing dari saudara muslim di Singapura serta 87 ekor sapi.
Sementara dari dalam negeri, terdapat tambahan 38 ekor kambing dan 9 ekor sapi yang turut dipercayakan kepada pondok pesantren tersebut.
Tak hanya itu, Ponpes Al Ishlah juga dipercaya menyembelih hewan kurban dari Prabowo Subianto dan Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri. Dari Presiden RI sendiri, terdapat 18 ekor hewan kurban yang diamanahkan kepada pondok tersebut.
“Total keseluruhan kurang lebih menyentuh 980 ekor. Karena masih ada beberapa data yang baru masuk beberapa waktu terakhir, jadi kemungkinan masih bertambah,” ujar Kyai Yasin.
Distribusi daging kurban diprioritaskan untuk jamaah pondok, para santri, wali santri, serta masyarakat sekitar. Namun tingginya antusiasme membuat banyak lembaga dan pondok pesantren lain turut mengajukan permohonan distribusi.
“Untuk tahun ini memang banyak pengajuan dari pondok pesantren maupun lembaga-lembaga lain. Tetapi karena jumlah hewan kurban juga terbatas, kami hanya bisa membantu sebagian saja. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi,” lanjutnya.
Menariknya, distribusi daging kurban dari Ponpes Al Ishlah tidak hanya menyasar wilayah Bondowoso. Sebagian daging juga dikirim ke sejumlah daerah lain seperti Jember, Banyuwangi, Sidoarjo hingga Jombang.
Adapun nilai kupon distribusi tahun ini berada di kisaran Rp15 ribu hingga Rp20 ribu. Paket yang dibagikan berisi daging kambing, daging sapi, hingga usus sapi sesuai pembagian yang telah ditentukan.
Untuk mengantisipasi antrean panjang, panitia menyiapkan empat jalur distribusi khusus. Salah satunya diperuntukkan bagi lansia dan ibu hamil agar mendapat prioritas pelayanan.
“Jalur paling kiri khusus untuk lansia dan ibu hamil, supaya mereka tidak perlu antre lama karena memiliki kebutuhan khusus,” jelasnya.
Pendistribusian daging kurban dijadwalkan dimulai pukul 12.30 WIB dengan melibatkan puluhan panitia dan relawan agar proses berjalan tertib dan lancar.(wan)




