Produksi Surplus, Harga Telur Ayam di Jawa Timur Jatuh

oleh -1109 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (Foto: dok/istimewa)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Harga telur ayam di tingkat peternak di Jawa Timur terus mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Melimpahnya produksi membuat pasokan membanjiri pasar, sementara daya serap masyarakat dan industri belum mampu mengimbanginya.

Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur, Indyah Aryani, mengatakan kondisi tersebut terjadi di sejumlah sentra peternakan ayam petelur di Jawa Timur. Menurutnya, Jawa Timur memang menjadi daerah dengan populasi unggas terbesar di Indonesia, baik ayam broiler maupun petelur.

“Produksi telur di Jawa Timur selama ini selalu surplus,” kata Indyah dalam keterangannya yang dikutip, Senin (25/5/2026).

Surplus produksi itu kini berdampak pada anjloknya harga telur di tingkat peternak. Bahkan, harga jual disebut sudah berada di bawah harga pokok produksi (HPP), sehingga memberatkan peternak.

Indyah mengungkapkan, lemahnya serapan pasar membuat stok telur menumpuk di kandang. Kondisi tersebut sempat memicu gejolak di sejumlah daerah, salah satunya di Kabupaten Magetan.

“Harga telur memang sedang turun dan penyerapannya tidak bagus. Bahkan ada peternak yang sampai membagikan telur secara gratis,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan harga dipicu meningkatnya produksi telur dalam beberapa bulan terakhir. Banyak peternak sebelumnya menambah populasi ayam petelur untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan saat hari raya serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, proyeksi peningkatan permintaan tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Akibatnya, pasokan telur berlebih dan harga terus tertekan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kini mendorong optimalisasi penyerapan telur, salah satunya melalui penambahan menu telur dalam program MBG. Langkah itu diharapkan bisa membantu menstabilkan harga sekaligus menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur di Jawa Timur.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.