Khofifah Salurkan Bansos Rp 1,819 Miliar untuk Warga Kota Kediri

oleh -251 Dilihat

KILASJATIM.COM, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial dan tali asih senilai Rp 1,819 miliar kepada masyarakat Kota Kediri di Balai Kota Kediri. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.

Dalam kegiatan tersebut, Khofifah didampingi Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani.

Khofifah mengatakan, bantuan sosial yang disalurkan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan yang inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya kelompok ekonomi rentan.

“Hari ini penyaluran bansos senilai Rp 1,819 miliar adalah bagian komitmen Pemprov Jawa Timur memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan,” ujar Khofifah, dalam keterangannya, Sabtu, 23/5/2026.

Menurut dia, program bantuan sosial tersebut menjadi implementasi dari Nawa Bhakti Satya, khususnya program Jatim Sejahtera yang menjadi pijakan dalam mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara menuju Indonesia Emas 2045.

Khofifah menegaskan, pemerintah daerah terus memprioritaskan percepatan pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial melalui perlindungan sosial yang adaptif dan berbasis data terpadu.

“Sebagai prioritas utama, kami terus mendorong percepatan pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial lewat perlindungan sosial yang adaptif dan berbasis data terpadu,” katanya.

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mampu menjadi pengungkit ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat.

“Saya selalu sampaikan supaya menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga meningkatkan kemandirian dan menumbuhkan semangat kewirausahaan,” tuturnya.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, Khofifah Bagikan Zakat Produktif Pada PKL

Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada para pendamping sosial, TKSK, Tagana, dan seluruh pilar sosial yang dinilai menjadi ujung tombak keberhasilan program perlindungan sosial di lapangan.

Adapun total bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mencapai Rp 1,794 miliar. Bantuan tersebut meliputi PKH Plus untuk 485 keluarga penerima manfaat masing-masing Rp 2 juta per tahun, BLT DBHCHT bagi 265 buruh pabrik rokok sebesar Rp 1 juta per tahun, hingga bantuan kemiskinan ekstrem bagi 125 penerima masing-masing Rp 1,5 juta per tahun.

Selain itu, terdapat bantuan asistensi sosial penyandang disabilitas untuk 55 penerima, KIP PPKS Jawara untuk 24 penerima, serta bantuan operasional dan tali asih bagi 48 pilar sosial.

Sementara itu, Vinanda Prameswati mengatakan penyaluran bantuan sosial tersebut menjadi bentuk perhatian dan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini penting untuk meringankan beban ekonomi masyarakat serta bentuk penguatan semangat, perhatian dan keberpihakan negara kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Vinanda. (Den)

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.