KILASJATIM.COM, Surabaya – Gramedia kembali menghadirkan Semesta Buku 2026 mulai 14 – 24 mei di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya sebagai ruang literasi yang mempertemukan buku, komunitas, dan berbagai aktivitas kreatif dalam satu rangkaian acara.
Melvi – Assistant Manager Content Business development Gramedia menyampaikan, ajang ini dimaksudkan Gramedia ingin menghadirkan pengalaman literasi yang lebih dekat dan interaktif bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
“Pengunjung dapat menemukan ribuan judul buku dari berbagai genre dengan penawaran menarik, mulai dari diskon hingga 90% hingga flash sale spesial dengan promo terbatas. Kehadiran beragam pilihan buku ini diharapkan dapat memberikan akses bacaan yang lebih luas sekaligus mendorong minat baca masyarakat,” ujar Melvi.
Tidak hanya menghadirkan bazar buku, Semesta Buku Surabaya juga diramaikan oleh berbagai kegiatan seperti talkshow, workshop penulisan, bedah buku, editor’s clinic berupa sesi coaching langsung bersama editor novel, kumpul komunitas, hingga lomba mewarnai.
Rangkaian acara tersebut dirancang untuk memberikan ruang belajar, berdiskusi, dan berjejaring bagi para pengunjung yang memiliki ketertarikan pada dunia literasi dan kreatif.
Beberapa sesi akan menghadirkan penulis jebolan Gramedia Writing Project (GWP), yaitu Altami ND dan Ratna Tiana, yang akan berbagi pengalaman serta proses kreatif mereka dalam menulis dan berkarya. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan motivasi bagi generasi muda untuk mulai berani menulis dan mengembangkan karya mereka sendiri.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Semesta Buku Surabaya juga berkolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur melalui pameran produk kebahasaan dan kesastraan. Selain itu, akan diselenggarakan kegiatan Krida Duta Bahasa bagi Generasi Muda: Lokakarya Penulisan Esai yang berlangsung dalam tiga gelombang pada 18–20 Mei 2026 di area Semesta Buku.
Kegiatan ini terbuka bagi siswa SMA, mahasiswa, komunitas literasi, organisasi kampus atau sekolah, anggota karang taruna, hingga masyarakat umum berusia 16–30 tahun.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya untuk menghadirkan ruang literasi yang tidak hanya berfokus pada membaca, tetapi juga mendorong kreativitas, keterampilan menulis, dan pertukaran ide di kalangan generasi muda.
“Melalui penyelenggaraan ini, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya mempertemukan buku dan pembaca, tetapi juga menjadi tempat bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi antar komunitas. Kami berharap setiap pengunjung dapat membawa pulang pengalaman yang bermakna serta semangat untuk terus membaca dan berkarya,” jelas Melvi.
Semesta Buku merupakan bagian dari gerakan Nusa Membaca, sebuah inisiatif Gramedia untuk memperluas akses terhadap bacaan berkualitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.(nov)
