Menhub Sebut Penanganan Pelintasan Sebidang Butuh Rp 800 Miliar

oleh -207 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Dirut KAI Bobby Rasyidin akan percepat perbaikan 1.800 perlintasan sebidang pasca kecelakaan di Bekasi Timur
Foto: Istimewa

KILASJATIM.COM, Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan kebutuhan anggaran untuk menangani pelintasan sebidang kereta api di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 800 miliar. Angka itu lebih kecil dari alokasi Rp 4 triliun yang sebelumnya disiapkan pemerintah.

Dudy mengatakan perhitungan tersebut didasarkan pada kebutuhan penanganan terhadap 1.638 titik pelintasan sebidang di berbagai daerah.

“Presiden menganggarkan Rp 4 triliun. Tapi setelah perhitungan kami, kebutuhan penanganannya kurang lebih sekitar Rp 800 miliar,” kata Dudy dalam keterangannya, Jumat (22/5/2027)

Menurutnya, sisa anggaran nantinya akan disinkronkan untuk pembangunan infrastruktur penunjang keselamatan seperti flyover dan underpass di sejumlah titik pelintasan padat.

“Rp 4 triliun itu juga akan kami sinkronkan dengan pembangunan flyover dan underpass,” ujarnya.

Meski demikian, Dudy belum memerinci lokasi pelintasan sebidang yang akan menjadi prioritas penanganan maupun titik yang bakal dibangun flyover dan underpass.

Rencana pembenahan pelintasan sebidang ini mencuat setelah kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur pada 27 April 2026. Insiden tersebut menewaskan 16 orang dan menyebabkan puluhan lainnya terluka.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan melakukan pembenahan besar-besaran terhadap pelintasan sebidang di seluruh Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.

Prabowo menyebut masih terdapat sekitar 1.800 pelintasan sebidang yang sebagian besar belum memiliki sistem pengamanan optimal.

“Sekarang sudahlah, kami selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan segera, kami akan perbaiki semua lintasan tersebut,” kata Prabowo.

Pemerintah berencana membangun pos penjagaan resmi dengan penempatan petugas di sejumlah titik rawan. Selain itu, opsi pembangunan flyover dan underpass juga disiapkan untuk pelintasan dengan tingkat lalu lintas tinggi.

Langkah tersebut diharapkan dapat menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta api sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan penumpang kereta di masa mendatang.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.