Pemkab Bondowoso Resmi Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Mandiri

oleh -778 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi membuka kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar Tahun 2026 sekaligus Kick Off Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pelaku UMKM, perempuan produktif, hingga pelaku usaha ultra mikro itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas pemahaman masyarakat terkait pengelolaan keuangan dan akses layanan pembiayaan yang aman serta berkelanjutan.

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa literasi keuangan saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga dan usaha masyarakat.

“Pengetahuan tentang keuangan bukan hanya soal mengelola uang, tetapi bagaimana membangun kemandirian, memperkuat ekonomi keluarga, dan menjaga keberlanjutan usaha masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan ekonomi yang terus berkembang menuntut masyarakat untuk semakin cerdas dalam mengelola usaha maupun memanfaatkan layanan keuangan formal. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat program pemberdayaan UMKM, petani, pedagang kecil, dan sektor ekonomi produktif lainnya agar mampu tumbuh lebih mandiri.

Ia menyebut, akses terhadap layanan keuangan yang mudah, aman, dan terjangkau menjadi kebutuhan utama masyarakat saat ini. Untuk itu, sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Permodalan Nasional Madani (PNM), serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dinilai menjadi langkah konkret mempercepat inklusi keuangan di Bondowoso.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya memiliki usaha, tetapi juga mampu mengelolanya dengan baik, memahami pembiayaan, dan berkembang secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam kegiatan PKU Akbar tersebut, peserta mendapatkan penguatan kapasitas terkait pengelolaan usaha, strategi pengembangan bisnis, hingga pemanfaatan teknologi dalam mendukung usaha modern. Pemerintah berharap kegiatan itu mampu melahirkan pelaku usaha yang lebih adaptif, inovatif, dan siap bersaing.

Baca Juga :  Samsung Tawarkan 3 Series Galaxy Z Fold8 HP Lipat Terbaik di 2026, Mana Pilihanmu! 

Bondowoso sendiri dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor pertanian, kopi, perdagangan, hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut diyakini akan semakin berkembang apabila ditopang kemampuan manajemen usaha dan literasi keuangan yang baik.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga menyampaikan apresiasi kepada OJK Jember, PT PNM, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Penguatan peran TPAKD dan program GENCARKAN disebut menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi daerah yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

Melalui Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026, Pemkab Bondowoso berharap lahir semangat baru di tengah masyarakat untuk semakin aktif mengembangkan usaha dan bijak dalam mengelola keuangan.

“Kami berkomitmen menjadikan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 sebagai gerakan bersama menuju masyarakat Bondowoso yang lebih maju, produktif, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.(wan)