Khofifah dan Abdul Mu’ti Lepas 3.600 Lulusan SMK-LKP Jatim Bekerja ke Luar Negeri

oleh -261 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) untuk bekerja di luar negeri di Islamic Center Surabaya.

Sebanyak 3.000 lulusan SMK dan 600 lulusan LKP diberangkatkan ke berbagai negara tujuan, di antaranya Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, Taiwan, Australia, China, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Bulgaria, Brunei Darussalam, dan Thailand.

Dalam sambutannya, Khofifah menyebut pelepasan ribuan lulusan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

Sebagai simbolis, Khofifah dan Abdul Mu’ti memakaikan jaket kepada delapan perwakilan peserta dari SMK dan dua peserta dari LKP sebelum keberangkatan.

“Presiden Soekarno pernah berpesan gantungkan cita-citamu setinggi langit. Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang,” ujar Khofifah, Rabu, 20/5/2026.

“Maka, anak-anakku, kalian adalah bintang-bintang. Kalian semua adalah para champion dan harapan bangsa,” lanjutnya.

Khofifah mengatakan tingginya serapan lulusan SMK dan LKP Jawa Timur di pasar kerja internasional menunjukkan kualitas pendidikan vokasi di daerah tersebut telah sesuai dengan kebutuhan industri global.

“Artinya lulusan SMK dan LKP kita ini berkualitas dan memiliki kompetensi yang memang dibutuhkan dunia kerja bahkan di kancah global,” katanya.

Suasana pelepasan berlangsung khidmat ketika seluruh peserta mengibarkan bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu “Tanah Airku” ciptaan Ibu Soed.

“Kibarkan Merah Putih setinggi-tingginya dan harumkan nama bangsa di mana pun kalian berada,” pesan Khofifah kepada para peserta.

Berdasarkan data Pemprov Jatim, sebanyak 4.920 peserta dan alumni dari 112 SMK dan LKP direncanakan mengikuti program magang dan kerja luar negeri sepanjang 2026. Dari jumlah itu, 3.186 peserta merupakan siswa kelas XII dan 1.734 lainnya alumni.

Baca Juga :  Khofifah Resmikan Line 4 Pabrik Satoria Farma di Pasuruan, Siap Suplai Infus untuk RS Pemprov Jatim

Sebanyak 1.617 peserta juga telah dinyatakan lolos seleksi dan memperoleh Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), terdiri dari 587 siswa dan 1.030 alumni.

Selain itu, 51 kompetensi keahlian dari total 174 kompetensi di SMK Jawa Timur telah berhasil menembus pasar kerja internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah memberikan penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Emas kepada Abdul Mu’ti atas dukungannya terhadap penguatan pendidikan dan perluasan kesempatan kerja luar negeri bagi lulusan SMK.

Sementara itu, Abdul Mu’ti mengapresiasi kesiapan para peserta, mulai dari kemampuan bahasa asing hingga wawasan budaya negara tujuan.

“Kami menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya terbatas di sekolah, tetapi juga melalui lembaga kursus dan pelatihan. Mereka telah dipersiapkan untuk bekerja secara profesional,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemprov Jatim dan Kemendikdasmen juga meluncurkan program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri (3+1) di SMK. Program tersebut memungkinkan siswa menempuh pendidikan reguler selama tiga tahun, kemudian mendapatkan tambahan pelatihan satu tahun untuk persiapan memasuki dunia kerja di dalam maupun luar negeri. (Den)

No More Posts Available.

No more pages to load.