KILASJATIM.COM, Gresik – Menyambut Hari Raya Idul Adha, Aston Gresik Hotel & Conference Center menggelar aksi kuliner edukatif dengan menghadirkan live cooking bertajuk “Rahasia Mengolah Daging Kambing Ala Chef” di Nira Restaurant, Rabu (20/5).
Agenda spesial ini memadukan program kuliner rutin hotel dengan edukasi praktis yang menyasar para tamu, khususnya kalangan ibu rumah tangga yang sedang menikmati paket makan siang “Mangan Awan Sak Wareg’e”. Dalam kesempatan tersebut, Executive Chef Aston Gresik, Erna, turun langsung memperagakan teknik mengolah daging kambing.
“Kunci utama dalam mengolah daging kambing terletak pada teknik seasoning dan pengolahan yang tepat agar teksturnya empuk, kaya rasa, serta benar-benar bebas dari aroma prengus menggunakan racikan bumbu spesial,” jelas Executive Chef Aston Gresik, Erna, di sela-sela demonstrasi memasak krengsengan.
Suasana interaktif terbangun kuat saat para tamu tidak sekadar menonton, melainkan juga terlibat dalam sesi diskusi dua arah mengenai teknik seasoning atau pembumbuan yang tepat. Sebagai puncak demonstrasi, Executive Chef menghidangkan menu krengsengan kambing khas yang langsung dicicipi oleh para peserta. Melalui momentum ini, Aston Gresik sekaligus merilis program inovatif bertajuk “Chef Meramu” sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin menyantap daging qurban tanpa repot.
Layanan jasa memasak ini memfasilitasi publik untuk membawa daging qurban mereka ke hotel agar diolah secara profesional menjadi aneka menu pilihan seperti asem-asem, rica-rica, hingga gulai dengan standar rasa hotel berbintang.
Marcom Executive Aston Gresik Hotel & Conference Center, Candy Vicha, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Pihak manajemen berkomitmen tidak hanya menjual produk kuliner, tetapi juga menyajikan pengalaman berkesan yang mengedukasi dan meringankan beban dapur masyarakat saat Idul Adha melalui program “Chef Meramu”.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda menjelang Idul Adha, tidak hanya melalui sajian kuliner, tetapi juga edukasi dan interaksi yang menyenangkan bersama para tamu. Melalui program ‘Chef Meramu’, kami berharap masyarakat dapat menikmati olahan daging qurban yang lebih spesial dan praktis,” ujar Candy.
Menatap respons positif dan antusiasme tinggi dari para tamu sepanjang acara berlangsung, manajemen Aston Gresik memproyeksikan bakal terus mengagendakan kegiatan kuliner interaktif serupa guna mempererat kedekatan dengan komunitas lokal di masa mendatang.
Kegiatan edukasi ini dirasa sangat relevan bagi warga Gresik dan sekitarnya, mengingat tantangan terbesar dalam mengolah daging kambing sering kali terletak pada aroma khas yang kuat dan tekstur yang cenderung alot jika salah dalam proses perebusan.
Chef Erna menjabarkan bahwa pemilihan rempah lokal yang segar serta teknik pemotongan daging yang searah serat menjadi kunci utama yang bumbunya dapat meresap sempurna hingga ke bagian terdalam. Pengetahuan praktis ini diharapkan dapat langsung dipraktikkan oleh para ibu di rumah saat mengolah jatah daging qurban bersama keluarga pada hari raya nanti.(kar)



