Vape Ramai Dibahas, Fraksi Golkar Bondowoso Dorong Edukasi dan Pengawasan Ketat

oleh -464 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Wacana pelarangan vape kembali menjadi perhatian publik setelah muncul temuan terkait penyalahgunaan liquid vape untuk zat berbahaya serta meningkatnya kekhawatiran terhadap risiko kesehatan bagi pengguna, khususnya kalangan muda. Menyikapi hal tersebut, Anggota Fraksi Golkar Komisi II DPRD Bondowoso, Lany Sonia Wulandari, meminta agar pemerintah tidak tergesa-gesa mengambil langkah pelarangan tanpa kajian yang matang.

Menurutnya, fenomena vape saat ini tidak bisa dipandang hanya dari satu sisi. Selain telah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian anak muda, industri vape juga melibatkan banyak pelaku usaha mulai dari distributor hingga pemilik konter yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

“Wacana ini harus dikaji serius dan tidak serta merta langsung dipraktikkan. Pemerintah perlu melihat dampaknya secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, langkah yang lebih penting saat ini adalah memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan vape, terutama jika digunakan sebagai media konsumsi zat terlarang. Sosialisasi dinilai perlu digencarkan agar masyarakat memahami risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan.

Selain edukasi, Lany juga mendorong adanya pengawasan lebih ketat terhadap peredaran produk vape. Salah satu usulan yang disampaikan yakni pemberian stiker atau peringatan bahaya konsumsi vape sebagaimana yang diterapkan pada bungkus rokok.

“Setidaknya masyarakat diberikan informasi yang jelas terkait risiko kesehatan. Edukasi itu penting agar masyarakat bisa lebih bijak dalam menggunakan produk vape,” katanya.

Ia menambahkan, kebijakan yang diambil pemerintah seharusnya mampu melindungi kesehatan masyarakat tanpa mengabaikan keberlangsungan ekonomi para pelaku usaha yang selama ini hidup dari industri tersebut.

“Kebijakan yang baik adalah yang mampu melindungi kesehatan, mengedukasi masyarakat, sekaligus tetap menjaga keberlangsungan ekonomi,” pungkasnya.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.