BMKG Juanda Peringatkan Potensi Hujan Petir di Jawa Timur Sepanjang Hari

oleh -336 Dilihat

KILASJATIM.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada Minggu, 17 Mei 2026, didominasi cuaca cerah berawan dengan potensi hujan ringan hingga hujan petir di sejumlah daerah. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang berpotensi terjadi sejak siang hingga malam hari.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dirilis BMKG Juanda, cuaca pagi hari di sebagian besar wilayah Jawa Timur diperkirakan cerah berawan. Meski demikian, terdapat peluang hujan petir di beberapa kawasan yang memiliki tingkat kelembapan udara tinggi dan kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca masih didominasi cerah berawan. Namun, hujan ringan diprakirakan turun secara lokal di sejumlah daerah. Situasi tersebut berpotensi menyebabkan jalan licin dan menurunkan jarak pandang pengendara, terutama di wilayah perkotaan maupun jalur antarkota.

Pada malam hari, BMKG Juanda mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan petir yang diprakirakan meningkat di beberapa wilayah Jawa Timur. Cuaca ekstrem berupa kilat, petir, serta angin kencang berdurasi singkat berpotensi terjadi secara tiba-tiba.

Sementara itu, pada dini hari cuaca diprakirakan berawan dengan peluang hujan ringan di sejumlah daerah. BMKG mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 54 hingga 100 persen.

Kondisi kelembapan udara yang cukup tinggi menjadi salah satu faktor pemicu terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah. Adapun angin diprakirakan bertiup dari arah utara dengan kecepatan antara 5 hingga 22 kilometer per jam.

Meski kecepatan angin masih tergolong normal, masyarakat pesisir dan nelayan diminta tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru sebelum beraktivitas di laut.

Baca Juga :  Surabaya dan Seluruh Wilayah di Jatim Akan Diguyur Hujan Ringan, Warga Diminta Tetap Waspada

Dalam informasi yang dirilis BMKG Jawa Timur, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan mulai terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di beberapa wilayah Kabupaten Sumenep, khususnya Kecamatan Batang-Batang dan Dungkek beserta wilayah sekitarnya.

BMKG menyebut potensi hujan lebat tersebut dapat meluas ke sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Wilayah yang diprakirakan terdampak meliputi sejumlah kecamatan di Kabupaten Bangkalan seperti Arosbaya, Bangkalan, Blega, Burneh, Galis, Geger, Klampis, Kokop, Konang, Kwanyar, Modung, Sepulu, Tanah Merah, dan Tanjung Bumi.

Selain itu, hujan lebat juga diprakirakan terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Pamekasan seperti Batumarmar, Galis, Kadur, Larangan, Pademawu, Pakong, Palengaan, Pamekasan, Pasean, Pegantenan, Proppo, Tlanakan, dan Waru.

Sementara di Kabupaten Sampang, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Banyuates, Camplong, Jrengik, Karangpenang, Kedundung, Ketapang, Omben, Pangarengan, Robatal, Sampang, Sokobanah, Sreseh, Tambelangan, dan Torjun.

Potensi hujan lebat juga diprakirakan meluas ke hampir seluruh wilayah Kabupaten Sumenep, di antaranya Ambunten, Batuan, Batang-Batang, Batupitih, Bluto, Dasuk, Ganding, Gapura, Guluk-Guluk, Kalianget, Kota Sumenep, Lenteng, Manding, Pasongsongan, Pragaan, Rubaru, Saronggi, hingga Talango.

Tak hanya itu, BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca buruk di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban, seperti Bancar, Bangilan, Jatirogo, Jenu, Kenduruan, Kerek, Merakurak, Montong, Palang, Semanding, Singgahan, Tambakboyo, dan Kota Tuban.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca melalui kanal resmi pemerintah guna mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Warga di daerah rawan banjir dan longsor juga diminta meningkatkan kewaspadaan apabila hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi cukup lama.

Dengan kondisi cuaca yang dinamis tersebut, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas harian, membawa perlengkapan pelindung hujan, serta menjaga kondisi kesehatan di tengah perubahan cuaca yang terjadi sepanjang hari. (UDN)

No More Posts Available.

No more pages to load.