Prabowo Warning Aparat Jangan Backing Penyelundupan dan Judi

oleh -99 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Presiden Prabowo minta TNI-Polri untuk berbenah diri dengan menghukum anggotanya yang terlibat melakukan dalam praktek ilegal
Foto: tangkapan layar Youtube Sekretaris Kabinet

KILASJATIM.COM, Nganjuk – Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran TNI dan Polri terus melakukan pembenahan internal serta membersihkan institusi dari praktik penyelewengan dan dukungan terhadap aktivitas ilegal.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Di hadapan pejabat daerah, aparat keamanan, dan ribuan buruh, Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin lagi mendengar ada aparat yang melindungi pelanggaran hukum.

“Saya tidak mau dengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum, keadilan, dan kebenaran. Tidak boleh backing macam-macam,” kata Prabowo.

Ia secara khusus meminta Panglima TNI dan Kapolri memastikan anggotanya tidak terlibat dalam praktik ilegal, seperti penyelundupan, perjudian, hingga narkoba.

“Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan, backing penyelundupan, backing narkoba, backing judi, dan ilegal lainnya,” ujarnya.

Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara digaji oleh rakyat sehingga harus bekerja untuk kepentingan masyarakat, bukan melindungi pelanggaran hukum.

Karena itu, ia meminta seluruh aparat berani melakukan koreksi dan membersihkan institusi masing-masing dari praktik korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menekankan pentingnya TNI dan Polri menjadi institusi yang dekat dengan rakyat.

Menurutnya, konsep tentara rakyat dan polisi rakyat harus diwujudkan melalui kerja nyata yang berpihak pada masyarakat.

“Inilah yang saya katakan TNI adalah tentara rakyat, polisi kita harus jadi polisi rakyat,” tegasnya.

Prabowo turut menyoroti keterlibatan TNI dan Polri dalam mendukung program pemerintah, termasuk swasembada pangan. Ia menyebut aparat kini banyak terjun langsung membantu masyarakat di sawah dan ladang.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan Prabowo agar reformasi internal aparat keamanan terus berjalan di tengah tuntutan publik terhadap penegakan hukum yang bersih dan profesional.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.