Pemprov Jatim Gelontorkan Rp 46,9 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah

oleh -131 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
45 sekolah di Trenggalek, Tulungagung dan Pacitan selesai dilakukan Pemprov Jatim dengan anggaran Rp 46,9 Miliar
Revitalisasi di tiga Kabupaten, Trenggalek, Tulungagung dan Pacitan selesai dilakukan dengan anggaran Rp 46,9 Miliar. (Foto: dok Humas Pemprov Jatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Peresmian dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung.

Total anggaran yang digelontorkan untuk program tersebut mencapai Rp 46,9 miliar. Rinciannya, Kabupaten Tulungagung menerima Rp 23,2 miliar untuk 20 sekolah, Trenggalek Rp 8,5 miliar untuk 11 sekolah, dan Pacitan Rp 15,1 miliar untuk 13 sekolah.

Program revitalisasi mencakup pembangunan dan perbaikan ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, toilet, ruang praktik siswa, ruang komputer hingga tempat ibadah di lingkungan sekolah.

Khofifah Indar Parawansa menegaskan pembangunan sektor pendidikan menjadi prioritas Pemprov Jatim untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Anak-anak Jawa Timur harus belajar di ruang yang aman dan sehat sehingga memuliakan martabat mereka sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, revitalisasi sekolah bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi menghadirkan harapan baru bagi siswa agar mendapat akses pendidikan yang lebih layak dan berkualitas.

“Setiap rupiah yang kita keluarkan untuk pendidikan sejatinya adalah investasi terbaik bagi masa depan anak-anak kita,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan perbaikan sarana prasarana dilakukan untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik dan mendorong semangat belajar siswa.

“Bukan sekadar memperbaiki fisik, tetapi juga membangun karakter dan produktivitas siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyebut sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan daerah diperlukan untuk meningkatkan daya saing pendidikan di daerah.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 30 pelajar SMA dan SMK dari Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.