Dinsos P3AKB dan LKP3A PC Fatayat NU Bondowoso Perkuat Sinergi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

oleh -722 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Komitmen memperkuat perlindungan perempuan dan anak terus digaungkan LKP3A Fatayat NU Bondowoso melalui kegiatan Penguatan Kader LKP3A Fatayat NU dan Pondok Konseling (Poling) yang digelar di Graha NU Bondowoso, Rabu (14/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara LKP3A Fatayat NU Bondowoso dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, dr. Mohammad Imron, M.M.Kes, Ketua PC Fatayat NU Bondowoso Ning Liniyatul Ma’lufah, S.Pd., Ketua LKP3A Fatayat NU Bondowoso Ning Dr. Laily Abida, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Kabid Aptika Diskominfo Bondowoso Ibu Eka, Panitera Pengadilan Agama Bondowoso Ibu Atik Yuliana, SH., MH., serta Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Hafidhatullaily.

Kegiatan tersebut diikuti kader Fatayat NU se-Cabang Bondowoso sebagai upaya memperkuat kapasitas layanan konseling dan pendampingan perempuan serta anak di tingkat masyarakat.

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, dr. Mohammad Imron, M.M.Kes mengapresiasi langkah Fatayat NU Bondowoso dalam memperkuat layanan perlindungan perempuan dan anak melalui penguatan kader LKP3A dan Pondok Konseling (Poling).

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sistem perlindungan sosial yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Sinergi ini sangat penting karena persoalan perempuan dan anak tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk organisasi perempuan seperti Fatayat NU yang memiliki jaringan hingga tingkat bawah,” ujarnya.

Ia berharap kader-kader LKP3A Fatayat NU mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta layanan konseling bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap pelayanan terhadap perempuan dan anak di Bondowoso semakin responsif, humanis, dan mudah dijangkau masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Daya Beli Turun, Pizza Hut Indonesia Tutup Puluhan Gerai dan Kurangi Ratusan Karyawan

Selain penandatanganan PKS, kegiatan juga diisi pelatihan layanan konseling bagi kader LKP3A Fatayat NU guna meningkatkan kualitas pendampingan dan pelayanan di masing-masing wilayah.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.