Dewan Energi Nasional Sambut Positif Langkah PLN NP Kembangkan Energi Hybrid Cirata

oleh -86 Dilihat
kunjungan Dewan Energi Nasional di PLTA Cirata. Melalui kunjungan langsung ke dalam _power house_ PLTA Cirata, sebagai kawasan yang memanfaatkan potensi energi baru terbarukan secara optimal . (ist/dok)

KILASJATIM.COM, Cirata – Dewan Energi Nasional (DEN) menyambut positif dengan memberikan apresiasi terhadap pengembangan dan pengoperasian kawasan pembangkit energi bersih PLN Nusantara Power di Cirata, Jawa Barat, yang mengintegrasikan dua sumber energi terbarukan strategis, yaitu PLTA Cirata dan PLTS Terapung Cirata yang dibangun dan dioperasikan di Waduk Cirata.

Kawasan Cirata menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan potensi energi baru terbarukan secara optimal melalui konsep pembangkit hybrid. PLTA Cirata yang merupakan PLTA terbesar di Indonesia dengan kapasitas 1.008 Mega Watt (MW) berpadu dengan PLTS Terapung Cirata berkapasitas 192 Mega Watt Peak (MWp), yang dikenal sebagai PLTS terapung terbesar di Indonesia dan kawasan ASEAN. PLTS Terapung Cirata sendiri baru diresmikan dan beroperasi sejak November 2023.

Dalam kunjungannya, Anggota DEN Unsur Pemangku Kepentingan (Industri), Dr. Ir. Sripeni Inten Cahyani, M.M., IPM., ASEAN Eng menilai bahwa keberadaan pembangkit hybrid di Cirata menjadi bukti konkret transformasi sektor ketenagalistrikan nasional menuju sistem energi yang lebih bersih, andal, dan berkelanjutan. Integrasi PLTA dan PLTS terapung dinilai mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pencapaian target bauran energi baru terbarukan dengan berbagai tantangan yang ada baik dari sisi lingkungan dan lainnya.

Saat ini unit pengapung (_floater_) plts terapung cirata mengalami penurunan elevasi apung yang diakibatkan biota air endemik. Pembangkitan Jawa Bali Masdar Solar Energy (PMSE) selaku operator PLTS tersebut telah mengganti _floater_ secara parsial dan diperkirakan selesai pada Agustus nanti.

“Setelah meninjau langsung ke PLTS Terapung Cirata, terdapat tantangan pada bagian _floater_ dan saat ini PMSE mengatasinya dengan respon yang cepat dan sigap, serta diperkirakan selesai pada Agustus 2026 melalui penggantian unit pengapung secara menyeluruh. PLTS Terapung Cirata masih beroperasi dengan normal dan melalui tantangan ini, akan memunculkan berbagai penelitian dari kalangan akademisi untuk dapat diaplikasikan pada pembangunan PLTS terapung lainnya di masa depan”, terang Sripeni.

Baca Juga :  Hadapi Fenomena Ubur- ubur, PLN NPN Lakukan Langkah Pengamanan Intensif

PLN Nusantara Power menyampaikan bahwa pengembangan kawasan pembangkit di Cirata merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional. Melalui pemanfaatan waduk eksisting sebagai area PLTS terapung, PLN NP mampu menghadirkan solusi energi bersih yang efisien, inovatif, serta tetap menjaga fungsi utama PLTA sebagai tulang punggung pasokan listrik hijau.

“Cirata menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan besar dalam mengembangkan energi bersih berbasis inovasi. Kombinasi PLTA dan PLTS terapung ini menjadi model penting dalam pemanfaatan sumber daya energi terbarukan secara efektif, tanpa membutuhkan lahan tambahan yang besar,” tambah Sripeni

Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Nusantara Power, Komang Parmita, menyampaikan bahwa apresiasi dari Dewan Energi Nasional menjadi dorongan bagi PLN NP untuk terus memperkuat portofolio pembangkit hijau.

“PLN Nusantara Power terus berkomitmen mendukung agenda transisi energi nasional melalui pengembangan pembangkit energi bersih yang andal dan berkelanjutan. Cirata menjadi salah satu bukti bahwa inovasi dan kolaborasi dapat menghadirkan solusi energi masa depan bagi Indonesia,” ujar Komang.

Selain menghasilkan listrik ramah lingkungan, PLTS Terapung Cirata juga menjadi tonggak penting pengembangan PLTS terapung skala besar di Indonesia. Kehadiran pembangkit ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan proyek energi terbarukan lainnya di berbagai waduk dan badan air potensial di Tanah Air.

Melalui pengoperasian pembangkit hybrid Cirata, PLN Nusantara Power menegaskan perannya sebagai subholding pembangkitan yang tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi aktif dalam percepatan pencapaian _Net Zero Emission_ serta pembangunan energi berkelanjutan di Indonesia. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.