Khofifah Gandeng BRIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Inovasi di Jatim

oleh -141 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membangun kolaborasi dan sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperkuat riset dan mendorong hilirisasi inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menerima audiensi Kepala BRIN Arif Satria di Gedung Negara Grahadi.

Pertemuan itu turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Jatim.

Khofifah mengatakan, pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Jawa Timur, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

“Pertemuan ini menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Jawa Timur sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna, khususnya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Khofifah, akhir pekan lalu.

Menurut dia, penguatan pemanfaatan berbagai produk inovasi hasil riset, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi menjadi penting agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan meningkatkan daya saing bangsa.

Khofifah juga menilai akses informasi hasil riset perlu dibuka seluas-luasnya kepada para pemangku kepentingan agar inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

“Jawa Timur memiliki potensi besar dalam pemanfaatan riset dan inovasi. Maka yang terpenting adalah bagaimana hasil riset dapat diakses, dimanfaatkan, dan dikembangkan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemprov Jatim akan memperkuat kolaborasi bersama BRIN untuk mempercepat hilirisasi hasil riset dan memperluas pemanfaatan inovasi di berbagai sektor.

Menurut Khofifah, BRIN memiliki sekitar 6.000 kekayaan intelektual yang sebagian telah memiliki hak paten dan tersimpan dalam database nasional. Inovasi tersebut mencakup sektor pangan, kesehatan, energi, lingkungan, teknologi maritim, hingga pengolahan limbah.

Baca Juga :  Jawa Timur Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Dorong Koperasi Desa Merah Putih

“BRIN ini punya ribuan produk inovasi mulai riset tentang kedaulatan pangan, ketahanan energi, kesehatan, penguatan industri strategis, dan banyak lainnya,” ucapnya.

Khofifah mencontohkan peluang kolaborasi di sektor kesehatan antara BRIN dengan RSUD Dr. Soetomo terkait pengembangan alat kesehatan berbasis riset.

Salah satu inovasi yang disebut memiliki potensi kerja sama ialah implan tulang, teknologi material medis untuk rekonstruksi tulang akibat cedera.

“Ada salah satu produk unggulan riset dan inovasi milik BRIN namanya implan tulang, solusi material media berkualitas tinggi untuk rekonstruksi tulang akibat cedera. Produk inovasi dan teknologi kesehatan seperti ini bisa jadi peluang kolaborasi,” katanya.

Selain itu, di sektor pangan terdapat inovasi food saver yang dinilai dapat mendukung efisiensi distribusi dan memperpanjang masa simpan komoditas pangan.

“Inovasi food saver merupakan teknologi penyimpanan beras, telur, dan gudang pangan agar kualitas produk tetap terjaga lebih lama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria mengapresiasi dukungan Pemprov Jatim dalam memperkuat ekosistem riset dan mempercepat hilirisasi inovasi di daerah.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur atas dukungannya kepada kami untuk saling berkolaborasi dengan BRIN khususnya memperkuat riset dan mendorong hilirisasi inovasi,” kata Arif.

Ia menegaskan, BRIN akan terus membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah agar hasil riset dan inovasi dapat diterapkan secara nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Kedepan, masukan strategis terkait teknologi dan inovasi akan terus kami kembangkan, tentu dengan bekerja sama dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah sehingga hasilnya bisa benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (den/Friz)

No More Posts Available.

No more pages to load.