Bulog Catat Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus 5,3 Juta Ton

oleh -146 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Bulog optimis stok beras mencapai 6 juta ton hingga akhir Mei 2026
Bulog optimis stok beras mencapai 6 juta ton hingga akhir Mei 2026

KILASJATIM.COM, Jakarta – Perum Bulog mencatatkan stok beras tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Hingga 11 Mei 2026, cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog mencapai 5,3 juta ton.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah dan diperkirakan menembus 6 juta ton pada akhir Mei 2026.

“Syukur alhamdulillah sampai bulan Mei ini stok sudah mencapai 5,3 juta ton. Mudah-mudahan akhir Mei bisa menyentuh 6 juta ton,” kata Rizal di Kantor Pusat Bulog, Senin (11/5/2026).

Menurut Rizal, capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sejak Bulog berdiri 59 tahun lalu. Sebagai perbandingan, stok tertinggi pada tahun sebelumnya berada di kisaran 4,2 juta ton.

Ia menilai peningkatan stok beras tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari petani, penggilingan padi, penyuluh pertanian, hingga dukungan TNI dan Polri dalam penguatan distribusi pangan nasional.

Rizal juga memastikan kondisi gudang Bulog saat ini dalam kondisi penuh, termasuk gudang milik swasta yang disewa untuk menampung cadangan beras.

“Gudang Bulog memang penuh semua. Bahkan gudang swasta yang kami sewa juga terisi penuh,” ujarnya.

Bulog sebelumnya juga mengajak pelajar dan mahasiswa melihat langsung kondisi gudang penyimpanan sebagai bentuk transparansi stok pangan nasional.

Dengan tingginya cadangan beras saat ini, Bulog optimistis ketahanan pangan nasional tetap aman menghadapi ancaman cuaca ekstrem, termasuk potensi dampak El Nino.

Selain merayakan capaian stok beras, HUT ke-59 Bulog juga diisi berbagai kegiatan sosial dan ekonomi. Mulai dari bazar murah, donor darah, santunan anak yatim, hingga pembagian 1.000 paket sembako kepada masyarakat.

Bulog turut melibatkan sekitar 70 pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan tersebut. Perusahaan juga membuka program tebus murah dengan harga pangan 30-40 persen di bawah harga eceran tertinggi (HET).

Baca Juga :  Pj Gubernur Jatim Dorong Transformasi Digital BPD untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Program itu ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Kegiatan ulang tahun ini bukan hanya seremoni, tapi juga upaya membantu masyarakat,” tutup Rizal.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.