Waspada Hantavirus, Warga Diminta Jaga Imunitas

oleh -107 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Surabaya belum menemukan kasus Hentavirus, namun warga diminta waspada serta tenang dan tetap menjaga imunitas tubuh
Surabaya belum menemukan kasus Hentavirus, namun warga diminta waspada serta tenang dan tetap menjaga imunitas tubuh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus. Meski begitu, hingga kini belum ditemukan kasus positif hantavirus yang terkonfirmasi di Kota Pahlawan.

Kepala Dinkes Surabaya dr. Billy Daniel Messakh menegaskan hantavirus bukan penyakit baru karena sudah lama dikenal di dunia medis. Virus ini diketahui ditularkan melalui tikus dan kasusnya cenderung sporadis.

“Hingga sekarang di Surabaya belum ada kasus yang terbukti positif,” kata dr. Billy dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, gejala hantavirus kerap menyerupai flu biasa sehingga masyarakat diminta tetap waspada tanpa perlu panik berlebihan. Dinkes kini fokus memperkuat deteksi dini sekaligus mengedukasi masyarakat terkait pola hidup sehat.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes mendorong pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk transportasi publik seperti bandara, pelabuhan, dan terminal kembali diaktifkan menggunakan alat pemindai suhu elektronik.

“Kalau ada yang terdeteksi suhu tubuh di atas normal, tentu harus dipantau lebih lanjut,” ujarnya.

Selain pengawasan di titik transportasi, warga juga diimbau menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga rutin, konsumsi makanan bergizi, serta istirahat cukup. Penggunaan masker di ruang tertutup maupun keramaian juga kembali dianjurkan untuk meminimalkan risiko penularan penyakit.

dr. Billy menyebut sejumlah negara di Eropa mulai kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular dengan penggunaan alat pelindung diri seperti saat pandemi COVID-19.

Sementara itu, pemerintah daerah masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan terkait mekanisme skrining hantavirus. Kementerian disebut tengah berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menentukan panduan resmi penanganan dan pengawasan.

“Kami masih menunggu guidance dari Kementerian Kesehatan terkait screening, tetapi langkah antisipasi tetap kami siapkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Gen Z Surabaya Dapat Dukungan Dana Rp5 Juta per Bulan per RW

Dinkes juga mengingatkan warga yang hendak bepergian ke luar negeri agar melengkapi vaksinasi seperti meningitis, influenza, dan pneumonia sebagai perlindungan tambahan selama perjalanan.

“Yang paling penting masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.