Telkom Resmikan Kabel Laut Pukpuk, Perkuat Konektivitas Digital Indonesia–Papua Nugini

oleh -375 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – PT Telkom Indonesia melalui operating company Telekomunikasi Indonesia International (Telin) meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil kolaborasi dengan PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, Jumat (8/5). Peresmian ini menjadi tonggak penting pengembangan infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus memperkuat kerja sama bilateral Indonesia dan Papua Nugini di sektor telekomunikasi lintas negara.

Kehadiran kabel laut tersebut membuka koridor konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik dan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses digital masyarakat, serta memperkuat konektivitas di wilayah perbatasan dan Kawasan Timur Indonesia.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo bersama Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini. Turut mendampingi Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Papua L. Christian Sohilait. Acara juga disaksikan langsung CEO Telin Kharisma dan CEO PNG DataCo Paul Komboi.

Dalam sambutannya, Angga Raka Prabowo menegaskan percepatan transformasi digital menjadi bagian penting pemerataan pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih maju dan inklusif.

“Program kerja prioritas nasional menekankan pentingnya percepatan transformasi digital dalam pemerataan pembangunan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Sehingga konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, dapat memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas digital nasional. Menurutnya, Kabel Pukpuk menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas yang lebih andal dan resilien bagi masyarakat Indonesia Timur maupun Papua Nugini.

Baca Juga :  Korda Forkom Jatim Tolak Deklarasi Tagar 2019 Ganti Presiden

Sistem kabel laut Pukpuk sendiri merupakan kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang secara langsung menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin menjadi gerbang konektivitas menuju jaringan Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini, dengan kapasitas yang tersambung dari kabel internasional SEA-US menuju berbagai wilayah di Papua Nugini melalui Vanimo.

Lebih dari sekadar infrastruktur telekomunikasi, proyek ini dinilai sebagai simbol kolaborasi strategis kedua negara dalam memperkuat integrasi jaringan dan memperluas konektivitas digital kawasan Asia-Pasifik.

Dengan diresmikannya kabel laut tersebut, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua menghubungkan Vanimo di Papua Nugini ke Jayapura dan tersambung hingga Manado sampai Los Angeles, Amerika Serikat melalui kabel SEA-US.

Keberadaan jalur alternatif ini membuat infrastruktur digital Papua semakin tangguh karena memiliki diversity route yang mampu menjaga keberlangsungan layanan telekomunikasi secara optimal. Jayapura pun diproyeksikan menjadi pusat konektivitas digital Papua yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan.

Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini mengatakan, kehadiran Kabel Pukpuk membuktikan Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global.

“Dengan Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital,” kata Dian.

Ia berharap inisiatif tersebut dapat memperkuat konektivitas Indonesia Timur sekaligus membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global.

Sebagai operating company yang berfokus pada pengembangan bisnis internasional, Telin memainkan peran penting dalam proyek Pukpuk mulai tahap perencanaan, pembangunan, hingga komersialisasi. Landing station di Jayapura menjadi simpul utama penghubung kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional Papua.

Baca Juga :  BPBD: 18 Santri Surabaya Meninggal, Dua Nama Masih Belum Teridentifikasi

Sementara itu, CEO PNG DataCo Paul Komboi menyebut kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini sudah semestinya diperkuat dengan konektivitas digital yang andal dan resilien.

Menurutnya, kerja sama antara PNG DataCo dan Telin menjadi bentuk nyata sinergi kedua negara untuk menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat. Ia menilai Kabel Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal penguatan hubungan dan integrasi digital yang lebih erat antara Papua Nugini dan Indonesia.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.