KILASJATIM.COM, Malang – Polres Malang menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penyerangan terhadap rombongan wisatawan asal Surabaya di Pantai Wedi Awu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
Keempat tersangka masing-masing berinisial A, Z, Y, dan M. Mereka diduga terlibat dalam aksi penyerangan serta perusakan kendaraan wisatawan yang sempat viral di media sosial.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan tiga tersangka yakni A, Z, dan Y berperan melakukan pelemparan batu ke arah kendaraan korban serta melakukan vandalisme menggunakan cat semprot.
“Ketiganya warga Malang Raya dan sudah dilakukan penahanan,” kata Taat dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Jumat (8/5/2026).
Sementara tersangka berinisial M diduga berperan sebagai pihak yang menghasut massa hingga terjadi aksi penyerangan.
“Satu orang kami tetapkan sebagai tersangka penghasutan berinisial M, juga warga Malang Raya,” ujarnya.
Taat menegaskan proses hukum dilakukan secara profesional dan berdasarkan fakta hukum hasil penyelidikan di lapangan.
“Polres Malang secara serius dan profesional menindaklanjuti peristiwa di Pantai Wediawu secara objektif sesuai fakta hukum yang ada,” tegasnya.
Dalam kasus ini, polisi mencatat sedikitnya enam kendaraan mengalami kerusakan. Kendaraan tersebut terdiri dari satu unit Hiace, dua unit Elf, satu unit Ertiga, satu unit Avanza, dan satu unit Toyota Innova.
Menariknya, Toyota Innova yang turut dirusak ternyata bukan milik rombongan wisatawan asal Surabaya, melainkan kendaraan milik warga lain yang berada di lokasi kejadian.
“Pemilik Innova bukan bagian dari rombongan wisatawan, tetapi ikut menjadi korban perusakan,” kata Taat.
Karena itu, polisi menerima dua laporan polisi (LP), masing-masing dari pihak wisatawan dan pemilik kendaraan Innova.
Sebelumnya, video penyerangan terhadap wisatawan asal Surabaya viral di media sosial. Dalam video terlihat sejumlah kendaraan berpelat “L” dirusak dan dicoret dengan tulisan bernada provokatif terhadap Bonek, suporter Persebaya Surabaya.
Peristiwa itu terjadi saat rombongan wisatawan tengah berlibur dan menginap di kawasan Pantai Wediawu pada Selasa (5/5/2026) dini hari dan sejumlah wisatawan mengalami luka dan kerugian materi akibat kendaraan yang dirusak massa.(cit)
