KRL dan Argo Bromo Anggrek Tabrakan, KAI Batalkan 25 Perjalanan

oleh -210 Dilihat
Oleh
Redaksi
Reporter

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kecelakaan antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur berdampak luas pada operasional kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan sejumlah perjalanan kereta jarak jauh dari dan menuju Jakarta.

Peristiwa terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4/2026) pukul 20.52 WIB. Hingga Selasa (28/4), proses evakuasi masih berlangsung, sehingga jalur belum dapat dilalui normal.

Untuk mendukung penanganan di lokasi, KAI menghentikan sementara perjalanan kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen.

“Seluruh perjalanan KA jarak jauh dari Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna memastikan keselamatan perjalanan,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis.

Sebagai dampaknya, puluhan perjalanan dibatalkan. Pada 27 April, setidaknya 12 KA dibatalkan, di antaranya KA Argo Muria (Gambir–Semarang Tawang), KA Gumarang (Pasarsenen–Surabaya Pasarturi), hingga KA Jayabaya (Pasarsenen–Malang).

Sementara pada 28 April, pembatalan juga terjadi pada 13 perjalanan, termasuk KA Argo Sindoro (Semarang Tawang–Gambir), KA Madiun Jaya (Madiun–Pasarsenen), dan KA Menoreh (Semarang Tawang–Pasarsenen).

KAI menyiapkan skema layanan lanjutan bagi penumpang terdampak. Khusus penumpang KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, disediakan bus penghubung menuju Stasiun Gambir.

Selain itu, seluruh pelanggan yang terdampak pembatalan berhak atas pengembalian tiket 100 persen. Proses refund dapat diajukan hingga tujuh hari ke depan.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.

KAI memastikan akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan penanganan kecelakaan di lokasi. (cit) 

Baca Juga :  Lima Kereta Tambahan Dioperasikan Untuk Libur Jumat Agung dan Akhir Pekan

No More Posts Available.

No more pages to load.