KNKT Dalami Penyebab Tabrakan KRL dan Argo Bromo

oleh -132 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Foto: Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – Investigasi kecelakaan maut antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur mulai dilakukan. Presiden Prabowo Subianto meminta proses pengusutan dipercepat agar penyebab pasti segera terungkap.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, memastikan investigasi dilakukan secara menyeluruh dan independen.

“Seluruh aspek akan kami dalami untuk memastikan penyebab kejadian dapat diidentifikasi secara objektif,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia juga menyatakan dukungan penuh terhadap proses investigasi tersebut. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pihaknya memberi ruang bagi KNKT bekerja secara independen.

“Kami menunggu hasil investigasi KNKT sebagai dasar evaluasi menyeluruh ke depan,” katanya.

Dugaan awal, kecelakaan bermula saat KRL relasi Bekasi–Cikarang menabrak mobil di perlintasan sebidang JPL 85. Insiden itu membuat rangkaian KRL harus berhenti dan beroperasi di luar jadwal sebagai perjalanan luar biasa (PLB).

Dampaknya, satu rangkaian KRL lain yang mengarah ke Cikarang juga diberhentikan di peron Stasiun Bekasi Timur. Dalam kondisi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti penuh dan akhirnya menabrak bagian belakang KRL yang sedang berhenti.

Rangkaian peristiwa beruntun ini kini menjadi fokus utama penyelidikan untuk memastikan faktor penyebab, baik dari sisi teknis, operasional, maupun prosedur keselamatan.(cit)

Baca Juga :  Kejagung Periksa Enam Saksi untuk Lengkapi Berkas Perkara Minyak Mentah Pertamina

No More Posts Available.

No more pages to load.