Musancab PDIP Jatim, Said Abdullah Tekankan Regenerasi dan Peran Kader Muda

oleh -380 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sumenep – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) merupakan bagian dari proses berkelanjutan dalam roda organisasi partai yang berjalan sesuai konstitusi.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Musancab PDIP di Gedung Islamic Center, Kecamatan Batuan, Sumenep, Minggu (27/4/2026).

Said Abdullah menjelaskan, regenerasi kepengurusan partai dilakukan secara berkala setiap lima tahun melalui mekanisme yang telah ditetapkan, mulai dari kongres hingga forum di tingkat daerah.

“Ini bagian dari putaran roda organisasi, bahwa kami kontinu melakukan ketaatan terhadap konstitusi. Regenerasi itu berjalan lima tahunan melalui kongres, kemudian komperda DPD, dan hari ini Musancab di seluruh Jawa Timur,” ujar Ketua Badan Anggaran DPR RI tersebut.

Ia menyebutkan, pelaksanaan Musancab di Jawa Timur saat ini telah dimulai dari wilayah Madura dan akan berlanjut ke Surabaya serta 38 kabupaten/kota lainnya hingga rampung.

Selain itu, Said Abdullah menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam struktur kepengurusan partai. Ia menyebut adanya ketentuan bahwa 30 persen pengurus di tingkat PAC harus berusia di bawah 35 tahun, termasuk dalam posisi ketua, sekretaris, dan bendahara.

“Seluruh pengurus di tingkat PAC, 30 persen harus 35 tahun ke bawah, dan untuk KSB salah satunya wajib di posisi manapun minimal 35 tahun ke bawah,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti keterwakilan perempuan dalam struktur partai yang dinilainya cukup baik. Berdasarkan data, keterwakilan perempuan di Jawa Timur mencapai 36 persen, sementara kader berusia di bawah 35 tahun mencapai 37,4 persen.

Lebih lanjut, Said Abdullah menegaskan pentingnya peran kader sebagai pelayan rakyat. Menurutnya, tugas partai tidak hanya berkaitan dengan politik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat.

Baca Juga :  LPS Gelar Financial Festival di Surabaya, Ajak Generasi Muda Melek Finansial

“Pelayan partai itu melayani rakyat, karena tugas partai itu mengadvokasi rakyat, membantu kesulitan rakyat, menampung aspirasi rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap pondok pesantren sebagai bagian dari kekuatan sosial bangsa. Dukungan terhadap pesantren, kata dia, merupakan tanggung jawab bersama seluruh kader partai.

“Dosa besar bagi setiap kader PDIP Perjuangan yang melupakan pondok pesantren,” imbuhnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.