Perkuat Tata Kelola dan Transformasi Bisnis, SGN Tegaskan Komitmen Hadapi Tantangan Industri Gula

oleh -141 Dilihat
Yunianta Sekretaris Perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara menerima Penghargaan yang diserahkan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur di Ballroom Grandcity. (ist/dok)

KILASJATIM. COM, Surabaya – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Sub holding PTPN III (Persero) di komoditas gula, menegaskan komitmen manajemen dalam memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) sebagai fondasi utama dalam menjalankan transformasi bisnis dan penugasan strategis pemerintah.

Penegasan ini disampaikan di tengah dinamika industri gula nasional serta berkembangnya sejumlah pemberitaan yang mengaitkan kinerja keuangan perusahaan dengan aspek tata kelola.

Manajemen SGN menilai penting untuk meluruskan persepsi publik secara proporsional dan berbasis fakta. Sesuasi menerima award dari Berita Jatim di Surabaya, Yunianta Sekretaris Perusahaan SGN menyampaikan bahwa sepanjang beberapa tahun terakhir, perusahaan secara konsisten melakukan penguatan sistem tata kelola dan pengendalian internal, termasuk melalui penyempurnaan kebijakan strategis dan digitalisasi proses bisnis.

“Manajemen berkomitmen memastikan seluruh operasional berjalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Penguatan GCG bukan hanya kepatuhan, tetapi menjadi bagian dari transformasi menyeluruh yang kami jalankan untuk menjaga keberlanjutan usaha ,” ujarnya.

Penguatan tersebut antara lain mencakup implementasi kebijakan anti gratifikasi, whistleblowing system, pengelolaan konflik kepentingan, hingga pembaruan pedoman bagi Direksi dan Dewan Komisaris. Selain itu, SGN juga mulai mengintegrasikan teknologi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), dalam mendukung efektivitas komunikasi dan pengambilan keputusan.

Di sisi lain, SGN saat ini tengah menjalankan mandat strategis pemerintah dalam program hilirisasi industri gula nasional serta proses akuisisi pabrik gula milik Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Langkah ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi dan penguatan struktur industri gula nasional agar lebih efisien dan berdaya saing.

SGN juga menegaskan bahwa berbagai inisiatif efisiensi, peningkatan produktivitas, serta penguatan tata kelola terus dijalankan sebagai bagian dari strategi pemulihan dan penguatan kinerja jangka menengah dan panjang. Manajemen optimistis bahwa melalui konsistensi penerapan GCG, dukungan transformasi digital, serta sinergi dengan pemangku kepentingan, SGN akan mampu memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor gula.

Baca Juga :  Bertahan Hadapi Pandemi, Tokopedia Bantu UMKM Home and Living Tingkatkan Pendapatan

“Ke depan, kami tidak hanya fokus pada perbaikan kinerja, tetapi juga memastikan bahwa setiap proses bisnis dijalankan dengan standar tata kelola terbaik. Ini adalah komitmen yang tidak bisa ditawar,” tutupnya. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.