Jawa Timur Raih Penghargaan Nasional, Dinilai Sukses Dorong Koperasi Desa Merah Putih

oleh -173 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, Jakarta – Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih penghargaan kategori Outstanding Province in Supporting Koperasi Desa Merah Putih Program dalam ajang National Governance Awards 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di The Ritz-Carlton Jakarta.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui implementasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam penilaian pemerintah pusat, Jawa Timur dinilai berhasil memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas unit usaha koperasi, serta membangun ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan.

Khofifah menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurut dia, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.

“Kami bekerja bukan bertujuan memperoleh penghargaan, tetapi bahagia dan bersyukur bahwa kinerja yang dilakukan di Provinsi Jatim telah dicatat dan mendapatkan apresiasi,” ujar Khofifah dalam rilisnya, Sabtu, 25/4/2026.

Ia menjelaskan, pengembangan KDKMP telah diintegrasikan dengan program prioritas daerah yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Jawa Timur 2025-2029, terutama pada penguatan koperasi sektor riil.

Dalam implementasinya, Pemprov Jawa Timur mengalokasikan anggaran untuk penerbitan akta badan hukum bagi 1.660 KDKMP pada 2025. Selain itu, sebanyak 16.167 pengurus dan pendamping koperasi telah memperoleh pelatihan melalui dukungan dana dekonsentrasi Kementerian Koperasi.

Pada tahun ini, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan dan SDM melalui pelatihan manajerial, penyusunan laporan keuangan, hingga optimalisasi pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, saat ini telah terbentuk 1.292 gerai usaha KDKMP di berbagai sektor. Unit usaha tersebut meliputi gerai sembako, apotek desa, klinik desa, logistik, pergudangan, simpan pinjam, hingga usaha lainnya.

Baca Juga :  Khofifah: BUM Desa Dorong Pengentasan Kemiskinan Pedesaan

“Data gerai berdasarkan Sistem Informasi Manajemen KDKMP terdapat gerai sembako sebanyak 711, klinik desa 42, apotek desa 52, logistik 76, usaha simpan pinjam 154, dan 257 gerai usaha lainnya,” kata Khofifah.

Ia optimistis keberadaan KDKMP mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi desa sekaligus mengurangi kesenjangan antara wilayah pedesaan dan perkotaan.

Saat ini, program KDKMP di Jawa Timur telah terbentuk di 8.494 titik atau mencakup 100 persen desa dan kelurahan di seluruh wilayah provinsi tersebut.

Khofifah menegaskan KDKMP juga berperan sebagai mitra strategis bagi pelaku UMKM serta mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok seperti pupuk dan LPG subsidi.

“Jangan saling mematikan. Justru KDKMP harus saling menguatkan,” ujarnya.

Selain penguatan koperasi, Pemprov Jawa Timur juga berkomitmen mendorong hilirisasi sektor unggulan daerah seperti pertanian, hortikultura, dan peternakan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut diharapkan memacu semangat kepala daerah untuk terus berinovasi.

“Penghargaan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat kepala daerah untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan nasional,” kata Tito.

Selain Jawa Timur, empat daerah lain dari provinsi tersebut juga meraih penghargaan, yakni Kota Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Situbondo.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.