Jaminan Kesehatan Atlet, KONI Surabaya Kolaborasi Bersama RS Ubaya

oleh -192 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya memperkuat perlindungan kesehatan atlet dengan menggandeng Rumah Sakit (RS) Ubaya dan BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan atlet tetap fokus berlatih dan berprestasi tanpa dihantui risiko biaya medis.

Ketua Umum KONI Surabaya, Arderio Hukom, menyampaikan bahwa jaminan kesehatan menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan karier atlet. Ia mengapresiasi sinergi dengan RS Ubaya dan BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai memberikan rasa aman bagi para atlet. “Anak-anak kami tidak perlu khawatir lagi dalam berlatih karena kesehatan mereka terjamin oleh BPJS TK dan dukungan penuh dari RS Ubaya,” ujar Arderio Hukom usai penandatanganan nota kesepahaman di RS Ubaya, Sabtu (25/4/2026).

Ia menambahkan, hampir seluruh atlet yang tergabung dalam Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) telah terdaftar dalam program jaminan tersebut. Arderio juga mengingatkan pentingnya perlindungan sejak dini bagi seluruh pegiat olahraga. “Perlindungan diri ini jangan sampai setelah kejadian baru melindungi. Jadi, lebih baik kita antisipasi dengan bersinergi bersama Rumah Sakit Ubaya dan BPJS TK,” tegasnya.

Direktur RS Ubaya, dr. Wenny Retno Sarie Lestari, memastikan kesiapan fasilitas medis yang dimiliki rumah sakit untuk mendukung kebutuhan atlet. Ia menjelaskan bahwa layanan yang diberikan mencakup penanganan menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga rehabilitasi cedera. “Pelayanan kami melalui tim sport klinik memastikan atlet bisa kembali bertanding sesuai kapasitasnya. Penanganan dilakukan secara cepat dan profesional,” kata dr. Wenny Retno Sarie Lestari.

Menurutnya, kolaborasi ini juga mempermudah proses mitigasi risiko di lapangan. Dalam skema tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berperan sebagai penjamin biaya, sementara RS Ubaya menjadi pelaksana layanan kesehatan. “Atlet tidak perlu khawatir karena risiko sudah diatasi dengan penjaminan dari BPJS Tenaga Kerja dan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Ubaya,” tambahnya.

Baca Juga :  Sah! Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala dan Wakil Kepala Daerah

Sementara itu, Account Representative BPJS Ketenagakerjaan Surabaya, Andi Asmar Isa, menekankan bahwa kerja sama ini bertujuan meringankan beban ekonomi atlet saat mengalami cedera. “Kami tidak mau mereka harus keluar biaya sendiri saat cedera. Jika harus operasi, biayanya bisa ratusan juta dan tidak semua atlet mampu membayar itu,” tutur Andi Asmar Isa.

Ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada atlet agar memahami manfaat program perlindungan tersebut. “Sama-sama kita ikuti programnya supaya ketika terjadi risiko mereka sudah siap. Sehingga, tidak ada risiko ekonomi yang muncul akibat dari kecelakaan atau cedera itu,” pungkas Andi.

Melalui kolaborasi ini, KONI Surabaya berharap tercipta sistem perlindungan kesehatan yang komprehensif bagi atlet, sehingga mampu mendukung peningkatan prestasi olahraga di tingkat daerah maupun nasional.(tok)