UPT PTKK Jatim Raih Dua Penghargaan Nasional, Khofifah Sebut Bukti Penguatan Pendidikan Vokasi

oleh -289 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Teknis dan Keterampilan Kejuruan (UPT PTKK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur meraih dua penghargaan nasional di bidang pendidikan vokasi.

Dua penghargaan tersebut yakni Tempat Uji Kompetensi (TUK) Terbaik Tahun 2025 bidang fotografi dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Fotografi Indonesia dan penghargaan TUK Terbaik dari Forum LSK dengan capaian persentase kelulusan tertinggi secara nasional.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, capaian itu menjadi bukti konsistensi penguatan pendidikan vokasi di Jawa Timur.

“Penghargaan ini menjadi validasi bahwa pembinaan vokasi di Jawa Timur berjalan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan,” kata Khofifah di Surabaya, Senin (20/4/2026).

Menurut dia, penghargaan tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Terlebih, kata Khofifah, dunia kerja saat ini berkembang sangat cepat seiring kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan big data.

“Dunia kerja saat ini sangat kompetitif dan dinamis. Dibutuhkan individu yang memiliki keahlian spesifik, adaptif, serta mampu menguasai teknologi baru,” ujarnya.

Khofifah menilai, UPT PTKK memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten yang siap masuk ke dunia kerja.

Ia menyebut peran tersebut sejalan dengan misi Nawa Bhakti Satya, khususnya program Jatim Cerdas yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan daya saing SDM.

“UPT PTKK menjadi simpul strategis untuk memastikan lulusan vokasi Jawa Timur memiliki kompetensi yang terstandar, teruji, dan relevan dengan kebutuhan industri,” tutur dia.

Selain sebagai pusat pelatihan, UPT PTKK juga menjadi TUK resmi yang menyelenggarakan sertifikasi kompetensi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bagi siswa SMK, SMA Double Track, pendidikan khusus dan layanan khusus (PKPLK), serta masyarakat umum.

Baca Juga :  Wabup Probolinggo Tutup Latsar CPNS Golongan III

Pada bidang fotografi, jumlah peserta sertifikasi mencapai sekitar 300 siswa. Capaian itu menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan lulusan sertifikasi fotografi terbanyak secara nasional.

Khofifah menegaskan, sertifikat kompetensi menjadi nilai tambah penting bagi lulusan ketika memasuki pasar kerja.

“Sertifikat kompetensi bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki dan menjadi nilai tambah dalam memasuki dunia kerja,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan, penguatan UPT PTKK tidak hanya berfokus pada sarana dan prasarana, tetapi juga diarahkan sebagai pusat keunggulan atau center of excellence.

Menurut Aries, kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri menjadi kunci agar standar kerja dan kebutuhan kompetensi dapat diterapkan kepada siswa.

“Standar industri harus benar-benar dihadirkan dalam proses pembelajaran. Sertifikasi yang diperoleh siswa harus relevan dan mampu menjembatani keterserapan kerja mereka,” ujar Aries.(Den)

No More Posts Available.

No more pages to load.