KILASJATIM.COM, Bondowoso – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PPP, Hj. Zeiniye, menegaskan pentingnya penguatan spiritualitas sebagai solusi menghadapi dinamika kondisi bangsa, khususnya di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi bertema “Cerdas Spiritual, Indah dalam Silaturahmi” yang dihadiri simpatisan, guru ngaji, serta alumni pesantren.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program DPRD Provinsi Jawa Timur yang dikenal dengan sosialisasi (sosper). Ia menjelaskan, kegiatan kali ini merupakan titik kedua setelah sebelumnya menyasar kalangan guru madrasah.
“Ini adalah bentuk program kami di DPRD provinsi. Hari ini merupakan titik kedua, sebelumnya kami sudah bertemu dengan para guru madrasah,” ujarnya.
Ia menambahkan, materi yang diangkat disesuaikan dengan latar belakang peserta. Karena mayoritas yang hadir berasal dari lingkungan pesantren, maka fokus pembahasan diarahkan pada penguatan spiritualisme di tengah kondisi bangsa saat ini.
Hj. Zeiniye juga menyoroti kondisi postur anggaran, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga desa, yang dinilainya cukup memprihatinkan. Hal ini dipengaruhi adanya program prioritas di tingkat nasional yang berdampak pada pengurangan anggaran di berbagai lini, khususnya pemerintah daerah.
“Dengan kondisi ini, kita perlu saling bersinergi. Apa yang bisa dilakukan oleh guru ngaji, tenaga pengajar, dan pengasuh pesantren harus kita kolaborasikan agar cita-cita bersama bisa tetap terwujud,” jelasnya.
Ia mengingatkan, jika hanya mengandalkan kekuatan anggaran dari pusat di tengah keterbatasan yang ada, maka berpotensi menimbulkan kegelisahan dan kekecewaan di masyarakat.
Karena itu, penguatan spiritualitas dinilai menjadi kunci penting sebagai daya dorong bagi para tokoh masyarakat. Mereka diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjaga optimisme dan kebersamaan.
“Harapannya, para tokoh di daerah masing-masing bisa memahamkan kondisi ini kepada masyarakat, sehingga Bondowoso, Jawa Timur, dan Indonesia tetap dalam kondisi yang kondusif,” pungkasnya.(wan)




