Tak Kenal Libur, Gus Ipul Cek Kesiapan Sekolah Rakyat di LAN

oleh -425 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melanjutkan rangkaian peninjauan lokasi untuk persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat dengan mengunjungi lingkungan Lembaga Administrasi Negara (LAN), Minggu (19/4). Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah memastikan kesiapan sarana dan prasarana, sebagaimana agenda sebelumnya di STIP pada hari yang sama.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut jajaran pimpinan LAN, yakni Kepala LAN Muhammad Taufiq, Sekretaris Utama (Sestama) LAN Andi Taufik, serta perwakilan Biro Umum, Kerja Sama, dan Humas Muhammad Yusuf Gunawan Idris. Hadir pula dari Kementerian Pekerjaan Umum, Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Bisma Staniarto, yang turut memberikan masukan teknis terkait kesiapan infrastruktur.

Dalam peninjauan, Gus Ipul bersama jajaran LAN dan Kementerian PU menelaah kondisi eksisting gedung, termasuk pembagian blok bangunan seperti Blok A, B, dan K yang memiliki karakteristik berbeda. Sejumlah ruang saat ini telah dimanfaatkan untuk pelatihan dasar, sementara sebagian lainnya berpotensi dialihfungsikan menjadi ruang belajar dan asrama bagi siswa Sekolah Rakyat.

Dari hasil pemaparan, kapasitas asrama yang tersedia saat ini diperkirakan mampu menampung sekitar 120 orang, meski masih memerlukan penyesuaian karena dinilai belum optimal dari sisi luas dan kenyamanan ruang. Fasilitas pendukung seperti ruang makan yang mampu melayani lebih dari 100 orang, area olahraga, serta ruang terbuka juga menjadi bagian dari evaluasi.

Muhammad Taufiq menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung program Sekolah Rakyat melalui optimalisasi aset yang ada. “Ini salah satu lokasi yang sangat strategis. Secara prinsip, fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan dan disesuaikan, termasuk melalui renovasi agar memenuhi kebutuhan penyelenggaraan sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, dalam diskusi juga mengemuka perlunya penataan ulang terhadap sebagian area yang saat ini telah ditempati. Pendekatan yang digunakan akan mengedepankan solusi yang manusiawi, termasuk kemungkinan relokasi dengan dukungan kebutuhan dasar.

Baca Juga :  Kemensos Pastikan Penyaluran Bansos Triwulan I Tuntas Sebelum Ramadan

Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul menegaskan pentingnya pendekatan yang berkeadilan dan berorientasi pada solusi. “Kalau memang diperlukan penyesuaian atau relokasi, kita pastikan dilakukan secara manusiawi. Bisa dengan dukungan sementara, baik tempat tinggal maupun kebutuhan dasar, sampai mereka benar-benar siap mandiri,” kata Gus Ipul.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan keberlanjutan hidup masyarakat terdampak. “Prinsipnya kita saling membantu, dicarikan jalan keluar terbaik agar semua pihak mendapatkan solusi,” tambahnya.

Lebih lanjut, sinergi dengan Kementerian PU menjadi kunci dalam memastikan kesiapan infrastruktur, termasuk kemungkinan renovasi maupun pembangunan tambahan untuk meningkatkan kapasitas dan kelayakan fasilitas. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat realisasi Sekolah Rakyat.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.