Perkuat Reputasi dan Integritas, UT Surabaya Evaluasi Mutu Lewat RTM 2026

oleh -162 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Terbuka (UT) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2026 sebagai langkah strategis memperkuat mutu, tata kelola, dan reputasi akademik di tengah dinamika pendidikan tinggi. Kegiatan berlangsung pada 13–16 April 2026 di DoubleTree by Hilton Surabaya, diikuti 259 peserta dari jajaran pimpinan pusat hingga daerah.

RTM menjadi bagian penting dari Sistem Penjaminan Mutu Internal yang tidak hanya mengevaluasi capaian, tetapi juga merumuskan langkah perbaikan berbasis data. Forum ini membahas berbagai aspek, mulai dari kinerja akademik dan nonakademik, asesmen mutu internal, manajemen risiko, hingga umpan balik pemangku kepentingan.

Sekretaris Universitas Terbuka, Dr. Kurnia Endah Riana, menegaskan RTM merupakan ruang refleksi strategis untuk memastikan efektivitas tata kelola dan mutu institusi. “Forum ini bukan sekadar pemenuhan siklus penjaminan mutu internal, tetapi kesempatan melakukan refleksi jujur dan evaluasi tajam agar menghasilkan rekomendasi yang implementatif dan berdampak,” terang Kurnia.

Untuk memperdalam pembahasan, RTM juga menggelar diskusi kelompok terpumpun yang fokus pada tata kelola, kualitas akademik, layanan pembelajaran jarak jauh, dan daya jangkau. Hasilnya dirumuskan menjadi rekomendasi strategis bagi pengambilan kebijakan universitas. Perspektif eksternal turut dihadirkan melalui partisipasi Komisi Pemberantasan Korupsi.

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Dr. Ir. Wawan Wardiana, M.T., menekankan pentingnya integritas dalam tata kelola pendidikan tinggi. “Integritas harus dihidupkan dalam setiap proses, bukan sekadar menjadi jargon,” tegas Wawan.

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ali Muktiyanto, mengajak seluruh pimpinan menjadikan RTM sebagai momentum akselerasi menuju perguruan tinggi jarak jauh berkelas dunia. “Lebih dari empat dekade perjalanan UT menjadi fondasi kuat. Ke depan, kita tidak hanya bertahan, tetapi harus berani melompat lebih jauh menuju visi 2045,” kata Ali.

Baca Juga :  Diubah Drastis, Presiden Jokowi Harapkan Pasar Seni Sukawati Makin Dikenal

Ia juga menekankan kekuatan UT pada jaringan yang menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia. “Dengan potensi ini, kita harus berpikir besar, bertindak besar, dan menghasilkan dampak besar, terutama dalam memperluas akses pendidikan hingga wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan,” tambahnya.

RTM 2026 turut didukung berbagai mitra, antara lain Bank Rakyat Indonesia, Pos Indonesia, JNE, Bank BTN, Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Negara Indonesia, sebagai wujud kolaborasi lintas sektor dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

Melalui RTM ini, Universitas Terbuka menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.(tok)