KILASJATIM.COM, Surabaya – Alumni Stikosa-AWS lintas angkatan meluncurkan buku antologi puisi dan catatan berjudul Kawah Pena Hebat (KPH) dalam acara yang berlangsung semarak dan khidmat di Delima Restaurant Quds Royal Hotel, kawasan Ampel, Surabaya. Peluncuran buku setebal 245 halaman ini digelar bersamaan dengan Festival Pecel Pincuk Surabaya dan dihadiri sejumlah tokoh, dosen, serta alumni dari berbagai angkatan.
Hadir di antaranya Ketua Yayasan Pendidikan Wartawan Surabaya Imawan Mashuri, dosen senior Zainal Arifin Emka, serta pengajar Stikosa-AWS Siti Andarini. Ketua Yayasan Pendidikan Wartawan Surabaya, Imawan Mashuri, menyambut positif kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus ruang berkarya bagi alumni. “Mari kita teruskan aktivitas positif ini selama kita diberi umur panjang, terlebih dengan mewujudkan karya seperti kumpulan buku puisi KPH,” terang Imawan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kepekaan sosial dan tanggung jawab sebagai alumni. “Berkumpulnya para alumni lintas angkatan ini menjadi bukti masih adanya tanggung jawab terhadap almamater,” tambah Imawan. Dosen Stikosa-AWS, Zainal Arifin Emka, menilai buku ini sebagai karya yang memiliki nilai historis dan intelektual. “Karya yang dibukukan bukan hanya monumental, tetapi akan dikenang oleh generasi berikutnya,” kata Zaenal.
Sementara itu, Siti Andarini mengungkapkan kebanggaannya terhadap para alumni. Ia menilai mahasiswa Stikosa-AWS, meski banyak yang bekerja, tetap menunjukkan kedisiplinan dalam menempuh pendidikan. “Meski lelah setelah bekerja, mereka tetap fokus belajar. Banyak dari mereka yang akhirnya menjadi orang hebat,” ungkap Siti Andarini.
Penggagas penerbitan buku, Kris Mariyono, berharap karya ini dapat mempererat hubungan antaralumni sekaligus mendorong semangat berkarya. “Kami ingin alumni Stikosa-AWS terus produktif sambil memperkuat silaturahmi,” ujar Kris.
Dukungan juga datang dari pihak tuan rumah. General Manager Quds Royal Hotel, Pungki Kusuma, mengapresiasi inisiatif para alumni. “Ini langkah luar biasa. Meski sudah berusia, semangat berkarya tetap tinggi dan layak diapresiasi,” kata Pungki.
Buku Kawah Pena Hebat memuat karya puisi dan catatan dari puluhan alumni lintas angkatan, mulai dari angkatan 1970-an hingga 1980-an. Peluncuran ini juga dimeriahkan penampilan musik keroncong Guyub Rukun serta pertunjukan dalang cilik Jalu Wiwoho. Melalui peluncuran ini, alumni Stikosa-AWS menunjukkan bahwa semangat literasi dan kebersamaan tetap hidup, sekaligus memperkuat kontribusi mereka dalam dunia kepenulisan dan jurnalistik.(tok)
