Usai OTT KPK, Status Partai Gatut Sunu Dipertanyakan

oleh -671 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Foto: Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – Status kepartaian Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menjadi sorotan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Dua partai politik, Gerindra dan PDI Perjuangan (PDIP), sama-sama menegaskan posisi Gatut.

DPD Partai Gerindra Jawa Timur menyebut Gatut belum resmi menjadi kader. Ketua OKK Gerindra Jatim Hidayat mengatakan, proses bergabung memang sempat berjalan, namun belum disahkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Memang ada proses, tetapi belum resmi karena belum ada keputusan dari DPP,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Meski belum menjadi kader, Gerindra diketahui mengusung Gatut pada Pilkada Tulungagung 2024 berpasangan dengan Ahmad Baharudin. Pasangan ini menang dengan 297.882 suara atau 50,72 persen dan dilantik pada Februari 2025.

Di sisi lain, DPD PDIP Jawa Timur menegaskan Gatut sudah bukan kader partai sejak sebelum Pilkada 2024. Wakil Ketua Bidang Kehormatan PDIP Jatim Budi “Kanang” Sulistyono menyebut keanggotaan Gatut gugur otomatis saat maju melalui partai lain.

“Ketika mencalonkan diri dari partai lain, status keanggotaan otomatis gugur,” katanya.

Dengan demikian, secara administratif Gatut tidak lagi tercatat sebagai kader PDIP sejak mendaftar sebagai calon bupati pada Pilkada 2024. Sebelum itu, ia diketahui merupakan kader PDIP.

Kasus ini mencuat setelah Gatut terjaring OTT KPK pada Jumat (10/4). Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan dan belum mengumumkan status hukum pihak-pihak yang diamankan.

Sorotan terhadap status politik Gatut menambah perhatian publik terhadap kasus tersebut, seiring menunggu perkembangan penanganan dari KPK.(cit)

Baca Juga :  KPK Amankan Bupati Pekalongan di OTT Ketujuh 2026

No More Posts Available.

No more pages to load.