Pertamina – Pemprov Jawa Timur Tinjau Agen di Surabaya , Jamin Ketersediaan LPG Subsidi 3Kg Aman

oleh -263 Dilihat
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil E. Dardak bersama Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa saat menemui warga di pangkalan LPG di Surabaya, berikan jaminan ketersediaan masih aman. (kilasjatim.com/Nova)

KILASJATIM.COM, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menjamin ketersediaan LPG subsidi 3 kg aman. Diimbau agar masyarakat tidak panik dengan membeli dalam jumlah besar.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa menyampaikan, Stok LPG yang siap disalurkan ke depo berada di kisaran 4,4 hari, dengan konsumsi harian masyarakat mencapai sekitar 6.000 metrik ton.

” Angka 4,4 per hari tersebut bukan keseluruhan pasokan yang ada, melainkan menggambarkan stok yang tersedia di titik distribusi akhir, LPG saat ini kondisi stok level yang 3 kilogram tidak ada kendala suplai, itu kurang lebih sekitar hampir 5 hari kondisi stoknya sedangkan .konsumsi penggunaan LPG di Jawa Timur kurang lebih sekitar 6.000 metrik ton per hari,” ujar Iwan saat meninjau pangkalan LPG di Jalan Jemursari II No.74, Surabaya, Senin (6/4/2026)

Ditambahkan Iwan, secara nasional termasuk stok di kapal, pelabuhan, dan yang masih dalam perjalanan, total ketahanan pasokan mencapai 20 hari dan sistem distribusi tetap berjalan secara kelanjutan. Artinya stokasih aman.

“Stok yang ada di depo adalah bagian dari rantai distribusi, sementara stok lainnya masih dalam proses pengiriman atau sedang sandar di pelabuhan. Sistem pencatatan stok regional dan nasional juga berbeda,” tegasnya

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang ikut dalamelalukan sidak kemarin, mengingatkan masyarakat agar tidak salah menafsirkan data stok yang beredar.

“Perlu dipahami ya bu angka 4,4 hari kerap dipersepsikan sebagai kondisi darurat, padahal merupakan bagian dari sistem distribusi normal. Perbedaan angka stok ini sering disalahartikan. Angka 4,4 hari adalah stok yang siap didistribusikan di depo, sedangkan total stok bisa mencapai 20 hari karena termasuk yang masih dalam perjalanan,” papar Emil di hadapan ibu ibu.

Baca Juga :  Wali Kota Eri Minta ASN Tak Pamer Kekayaan di Medsos

Dikatakan Emil, memang sempat ada skendala suplai di Kabupaten Tuban yang menyebabkan kelangkaan LPG 3 kilogram. Namun, saat ini dipastikan pasokan terus dikirim dan mulai berdatangan. Dan warga setempat pun dengan.ludah mendapatkan pasokannya tanpa ada kendala,” tegas Emil.

Kondisi serupa juga terjadi di Banyuwangi akibat lonjakan pembelian dalam waktu bersamaan. Untuk mengatasinya, Pertamina menambah pasokan hingga 73 persen dari kondisi normal.

Emil juga mengimbau agar masyarakat tidak panik dengan membeli dalam jumlah besar secara bersamaan. karena stok aman dan selalu tersedia .

“Distribusi LPG subsidi di Jawa Timur didukung sekitar 36.000 pangkalan resmi. Ia mengimbau masyarakat membeli di pangkalan karena harga resmi dijamin sesuai ketentuan, yakni sekitar Rp18.000 per tabung,” imbuhnya.

Dalam hal ini pemerintah daerah terus memantau kelancaran distribusi LPG subsidi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Ia juga mengimbau warga tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat mengganggu stabilitas pasokan di tingkat lapangan.

“Yang perlu dijaga adalah perilaku konsumsi yang wajar. Jangan sampai karena isu global, lalu muncul kepanikan di tingkat masyarakat. Kalau itu terjadi secara masif, justru bisa menimbulkan kelangkaan,” pungkasnya. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.