Atasi Banjir, Surabaya Koneksikan Drainase hingga Bangun Rumah Pompa Baru

oleh -517 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penanganan banjir dengan pendekatan terpadu. Tak hanya mengandalkan rumah pompa, pemkot juga membenahi dan mengoneksikan saluran air dari perkampungan hingga ke sistem utama.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, konektivitas antar-saluran menjadi kunci agar aliran air dapat langsung dialirkan ke rumah pompa dan dibuang ke laut.

“Saluran yang ada kita koneksikan, lalu dialirkan ke rumah pompa dan dibuang ke laut,” ujar Eri, Sabtu (4/4/2026).

Namun, upaya tersebut masih menghadapi kendala, terutama tingginya biaya operasional rumah pompa akibat kebutuhan daya listrik yang besar. Pemkot kini berupaya berkoordinasi dengan PLN dan pemerintah pusat untuk mendapatkan keringanan tarif.

“Ini untuk pelayanan publik, bukan kepentingan individu. Karena itu kami ajukan agar ada penyesuaian biaya,” jelasnya.

Selain optimalisasi sistem yang ada, Pemkot juga menyiapkan pembangunan rumah pompa baru di kawasan Simo Kalangan dan Tanjungsari. Di saat bersamaan, normalisasi saluran air juga dilakukan, salah satunya di kawasan Kalianak.

Di wilayah tersebut, fungsi saluran air menurun akibat penyempitan sungai. Eri menyebut, lebar sungai yang semula sekitar 30 meter kini menyusut drastis hingga sekitar 50 sentimeter karena padatnya permukiman.

Kondisi ini mendorong pemkot untuk melakukan penertiban guna mengembalikan fungsi saluran. Eri menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam proses tersebut.

“Ini butuh gerakan bersama. Kita saling memahami demi kepentingan bersama, termasuk mengembalikan fungsi saluran air,” tegasnya.

Pemkot berharap langkah terpadu ini dapat mengurangi risiko banjir sekaligus memperkuat sistem drainase kota secara berkelanjutan. (cit) 

Baca Juga :  Stadion GBT Segera Direnovasi Jelang Bidding Venue Piala Dunia U-20 tahun 2021    

No More Posts Available.

No more pages to load.