Penumpang Mudik Lewat Pesawat Tembus 4,41 Juta, Trafik Bandara Meningkat

oleh -741 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi udara secara nasional mencapai 4,41 juta penumpang selama periode arus mudik Lebaran 2026. Data tersebut disampaikan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola 37 bandara di Indonesia.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan angka tersebut tercatat pada periode 13–21 Maret 2026 atau H-7 hingga H1 Lebaran.

“Tercatat sebanyak 4,41 juta jiwa melakukan perjalanan mudik menggunakan pesawat,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).

Menurut Pahlevi, jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4,25 juta penumpang. Lonjakan tertinggi terjadi pada 18 Maret 2026 (H-2), dengan jumlah penumpang mencapai 568.964 orang.

Sementara itu, pada Hari Raya Idulfitri, jumlah penumpang tercatat sebanyak 397.670 orang. Ia menilai arus mudik tahun ini berjalan lancar berkat perencanaan operasional yang matang serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Arus mudik berjalan baik dan kami bersyukur aspek operasional dan pelayanan dapat terjaga,” kata Pahlevi.

Selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan signifikan. Selama periode tersebut, tercatat 33.099 penerbangan atau naik sekitar enam persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 31.240 penerbangan.

Sejumlah bandara pun mencatat trafik tertinggi selama arus mudik. Posisi teratas ditempati Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dengan 1,51 juta penumpang.

Selanjutnya diikuti Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebanyak 523.944 penumpang, Bandara Internasional Juanda sebanyak 378.056 penumpang, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebanyak 283.099 penumpang, serta Bandara Internasional Kualanamu sebanyak 207.661 penumpang.

Tingginya permintaan perjalanan juga tercermin dari realisasi penerbangan tambahan (extra flight). Dari sekitar 2.500 permintaan, sebanyak 2.000 penerbangan tambahan berhasil direalisasikan atau setara 80 persen.

Baca Juga :  Strategi Kemenhub Atur Pelabuhan Mudik 2026, Ini Pembagiannya

“Angka ini cukup tinggi dan menunjukkan permintaan perjalanan udara yang kuat selama angkutan Lebaran, sekaligus kolaborasi yang baik antar stakeholder,” ujar Pahlevi.

Di sisi lain, setelah puncak arus mudik dan mendekati Lebaran, jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mulai mengalami penurunan. Tercatat, total pergerakan penumpang hanya mencapai 159.814 orang.

Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menjelaskan jumlah tersebut terdiri dari 91.919 penumpang keberangkatan dan 67.895 penumpang kedatangan.

Ia menambahkan, selama periode angkutan Lebaran 2026, penumpang masih didominasi rute domestik. Sementara untuk penerbangan internasional tercatat 44.678 penumpang yang dilayani di Terminal 2 dan 3.

“Pada H-2 Lebaran, terdapat 1.127 pergerakan pesawat yang melayani penumpang,” ujarnya. (ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.