KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Bali–Jawa mulai meningkat. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat 457.808 orang telah menyeberang di Selat Bali pada periode H-10 hingga H-5 Lebaran atau hingga Senin (16/3/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 309.135 orang menyeberang dari Bali menuju Jawa, naik 0,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 97.787 unit atau naik 2,8 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, Selasa (17/3/2026).
Sementara itu, dari arah sebaliknya, sebanyak 148.673 orang tercatat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk. Angka ini naik 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Untuk kendaraan, tercatat 29.580 unit menyeberang dari Jawa ke Bali, meningkat 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Seiring meningkatnya mobilitas, ASDP bersama kepolisian dan pemangku kepentingan melakukan pengaturan operasional untuk menjaga kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan percepatan operasional terus dilakukan di lapangan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga optimalisasi layanan penyeberangan.
“Pengaturan dilakukan agar arus kendaraan tetap bergerak dan antrean dapat segera terurai,” ujarnya.
Dari sisi operasional, ASDP mengoperasikan 35 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan.
Selain itu, skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) diterapkan di sejumlah dermaga, sehingga kapal yang tiba dapat langsung membongkar muatan dan kembali berlayar tanpa proses muat ulang.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat perputaran kapal sekaligus menekan antrean kendaraan yang kerap terjadi saat puncak arus mudik.(cit)




