KKN Tematik, Mahasiswa Untag Surabaya jadi Relawan Mudik

oleh -548 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menghadirkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik dengan konsep sukarelawan Mudik Lebaran 2026. Melalui program ini, mahasiswa diterjunkan untuk membantu masyarakat di sejumlah titik transportasi selama arus mudik.

Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, J Subekti, mengatakan program tersebut merupakan inovasi kegiatan akademik yang sekaligus menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat. “KKN adalah salah satu mata kuliah yang harus menghadirkan hal baru bagi masyarakat. Inovasi seperti ini penting agar kegiatan akademik memiliki manfaat nyata,” kata Subekti.

Ia menjelaskan Untag Surabaya memiliki budaya organisasi Pertiwi yang mencakup nilai patriotisme, etika profesi, ramah lingkungan, transparansi, toleransi, integritas, wawasan global, dan inovasi. Nilai tersebut, kata dia, mendorong kampus untuk menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurut Subekti, kehadiran mahasiswa di titik-titik mudik diharapkan dapat membantu para pemudik yang sering kali berada dalam kondisi terburu-buru saat perjalanan pulang kampung. “Masyarakat yang mudik biasanya serba terburu-buru dan panik. Di situlah mahasiswa Untag hadir untuk membantu mereka,” katanya.

Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, menjelaskan program ini melibatkan 17 mahasiswa yang secara sukarela menjadi relawan. Mereka ditempatkan di sejumlah lokasi strategis seperti stasiun, terminal, dan pos pengamanan mudik di Surabaya. “Kami menempatkan relawan di stasiun, terminal Surabaya, serta beberapa pos pengamanan yang ditunjuk oleh instansi terkait,” ujar Harjo.

Kegiatan sukarelawan ini akan dikonversikan sebagai nilai mata kuliah KKN. Mahasiswa diwajibkan memenuhi minimal 144 jam kegiatan untuk memenuhi standar akademik. “Mahasiswa harus memenuhi minimal 144 jam aktivitas untuk dikonversikan sebagai mata kuliah KKN,” jelas Harjo.

Baca Juga :  ASN Banyuwangi Mulai Budayakan Hemat Energi, Ratusan Pegawai Bersepeda ke Kantor

Program sukarelawan mudik ini berlangsung selama periode H-5 hingga H+5 Lebaran, yakni 16 hingga 27 Maret 2026. Jennifer Theresia Paat, salah satu mahasiswi peserta mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan tugas mahasiswa antara lain membantu mengarahkan penumpang di terminal maupun lokasi transportasi lainnya. “Nanti kami membantu mengarahkan masyarakat, misalnya menunjukkan bus yang harus mereka naiki,” ucap Jennifer.

Selain membantu pemudik, para mahasiswa juga diminta membuat konten bertema Happy Mudik Surabaya untuk menggambarkan suasana mudik. Jennifer mengatakan pengalaman tersebut menjadi kesempatan berharga baginya untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat.(tok)