Peringatan Nuzulul Qur’an Jadi Momentum Perkuat Spiritualitas Pembangunan di Bondowoso

oleh -617 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam pembangunan daerah. Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi keagamaan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan, termasuk dalam tata kelola pemerintahan.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperkokoh komitmen membangun daerah dengan nilai-nilai keislaman.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada aspek fisik semata. Menurutnya, pembangunan juga membutuhkan fondasi spiritual yang kuat agar mampu menciptakan keseimbangan antara kemajuan material dan ketenangan batin masyarakat.

“Di tengah upaya kita memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor agrobisnis dan pariwisata, kita menyadari bahwa pembangunan fisik tidak akan pernah lengkap tanpa pondasi spiritual yang kokoh,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menyelaraskan antara kerja keras membangun daerah dengan doa dan ibadah kepada Allah SWT. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an, kata dia, harus menjadi kompas moral bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur pemerintah.

Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap semangat turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW dapat menginspirasi aparatur sipil negara untuk bekerja dengan integritas, transparansi, dan tanggung jawab.

“Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, kita berharap tercipta sinergi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar membawa kemaslahatan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Bondowoso,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tetap istiqomah memakmurkan masjid serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Bondowoso. Menurutnya, semangat kebersamaan dan toleransi yang selama ini terjaga menjadi modal penting dalam membangun daerah yang damai dan sejahtera.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Ramban Kulon Klarifikasi Proyek Pembangunan Jalan dan TPT

Ia pun berharap peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti pada kekhusyukan malam ini saja, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap dan bermasyarakat,” pungkasnya.

Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh tokoh agama, unsur pemerintah daerah, serta masyarakat yang bersama-sama memakmurkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan keagamaan.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.