Cuaca Ekstrem, Ranu Regulo Ditutup Hingga Waktu Belum Ditentukan

oleh -287 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ranu Regulo (Foto: Istimewa)

KILASJATIM.COM, Malang – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup kawasan wisata Ranu Regulo mulai Minggu (8/3/2026) hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem selama Maret 2026.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan kebijakan tersebut diambil demi menjaga keselamatan pengunjung.

“Penutupan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan wisatawan,” ujar Rudi di Malang, Senin (9/3/2026).

Penutupan Ranu Regulo diumumkan melalui Surat Pengumuman Nomor PG.1/T.8/TU/KSA.02.01/B/03/2026 tertanggal 8 Maret 2026.

Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur. Kondisi tersebut dipicu aktifnya angin Monsun Asia serta sejumlah dinamika atmosfer yang meningkatkan potensi hujan lebat.

Cuaca ekstrem selama Maret diperkirakan dapat memicu hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun tanah longsor di kawasan wisata.

Berdasarkan data TNBTS, terdapat 156 wisatawan yang telah memesan tiket kunjungan ke Ranu Regulo melalui laman resmi bromotenggersemeru.id untuk periode 8–31 Maret 2026. Seluruhnya merupakan wisatawan domestik.

Pengelola TNBTS memastikan pengunjung yang telah membeli tiket dapat melakukan penjadwalan ulang.

“Mekanisme reschedule akan kami sampaikan setelah ada kepastian kapan objek wisata dibuka kembali,” kata Rudi.

Penutupan sementara ini diharapkan dapat meminimalkan risiko bagi wisatawan hingga kondisi cuaca di kawasan TNBTS kembali aman untuk aktivitas wisata.(cit)

Baca Juga :  BMKG: Jawa Timur Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

No More Posts Available.

No more pages to load.