Dinkes Banyuwangi Perketat Pembinaan 109 SPPG, Pastikan Layanan Gizi Sesuai Standar

oleh -573 Dilihat
KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi memperketat pembinaan terhadap 109 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah tersebut, Rabu (4/3/2026). Langkah ini dilakukan menyusul penangguhan sementara tiga SPPG oleh Badan Gizi Nasional (BGN) agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan, seluruh pengelola SPPG, termasuk yayasan dan mitra BGN, telah dikumpulkan untuk mendapatkan pembinaan serta penegasan ulang terkait standar operasional prosedur (SOP).

“Semuanya sudah kami kumpulkan untuk memastikan pengelolaan SPPG berjalan sesuai ketentuan. Tiga SPPG yang di-suspend menjadi pembelajaran bagi yang lain,” kata Amir.

Dalam pembinaan tersebut, Dinas Kesehatan menitikberatkan pada berbagai aspek penting pengelolaan layanan pemenuhan gizi. Di antaranya manajemen dapur, mekanisme distribusi makanan, higienitas proses pengolahan, hingga kualitas dan variasi menu yang disajikan kepada para penerima manfaat.

Selain itu, Dinkes juga menekankan pentingnya kelengkapan sarana dan prasarana penunjang operasional dapur gizi agar pelayanan berjalan optimal.

“Kami tekankan kembali agar sarana-prasarana dilengkapi, alur proses diperbaiki, kualitas menu ditingkatkan, serta higienitas benar-benar dijaga,” ujarnya.

Pengawasan Dilakukan Secara Berkala

Amir menegaskan bahwa pengawasan terhadap SPPG tidak hanya dilakukan ketika ada temuan atau masalah, tetapi akan menjadi bagian dari sistem monitoring rutin yang dilaksanakan secara berkala dan menyeluruh.

Evaluasi berkelanjutan tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus memastikan setiap unit SPPG menjalankan operasional sesuai standar yang telah ditetapkan secara nasional.

Dengan pembinaan yang lebih intensif ini, Dinas Kesehatan Banyuwangi berharap seluruh SPPG di daerah tersebut mampu memberikan layanan pemenuhan gizi yang aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat.(zul)

Baca Juga :  Kandungan Protein Tinggi, Serangga dan Jamur Bisa Jadi Alternatif Makan Bergizi

No More Posts Available.

No more pages to load.