KILASJATIM.COM, Surabaya – Liverpool kembali tersandung di menit akhir. Bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers, The Reds kalah dramatis 1-2 dalam lanjutan Premier League di Molineux Stadium, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.
Laga berjalan ketat sejak awal. Babak pertama berakhir tanpa gol dengan tempo cenderung lambat dan duel lebih banyak terjadi di lini tengah. Liverpool kesulitan menembus pertahanan dalam Wolves yang bermain rapat.
Peluang pertama hadir pada menit keenam lewat tembakan Cody Gakpo dari tepi kotak penalti, namun masih diamankan Jose Sa. Dominasi penguasaan bola tak serta-merta membuat Liverpool berbahaya. Hingga turun minum, tak banyak ancaman bersih tercipta.
Memasuki babak kedua, Liverpool sempat mengancam lewat situasi sepak pojok pada menit ke-50. Sundulan Curtis Jones membentur mistar, sementara bola rebound gagal dimaksimalkan di depan gawang.
Kebuntuan justru pecah di menit ke-78. Serangan balik cepat Wolves dituntaskan Rodrigo Gomes untuk membawa tuan rumah unggul 1-0. Liverpool merespons cepat. Lima menit berselang, Mohamed Salah memanfaatkan kesalahan backpass pemain belakang Wolves untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Saat laga seolah menuju hasil imbang, petaka datang di injury time. Tembakan jarak jauh Andre Trindade mengenai pemain Liverpool dan mengecoh Alisson Becker. Skor berubah 2-1 dan bertahan hingga peluit akhir.
Kekalahan ini menambah daftar panjang kegagalan Liverpool menjaga hasil di menit krusial. Data Opta mencatat, ini menjadi kekalahan kelima The Reds musim ini di liga akibat gol menit akhir—terbanyak di antara klub Premier League musim ini.
Sebelumnya, Liverpool juga tumbang dengan skenario serupa saat menghadapi Crystal Palace, Chelsea, Bournemouth, dan Manchester City. Secara keseluruhan, mereka sudah tujuh kali kehilangan poin akibat gol di menit akhir—lima berujung kekalahan dan dua lainnya hasil imbang.
Hasil di Molineux membuat Liverpool tertahan di peringkat keenam klasemen dengan 48 poin. Posisi mereka terancam digeser Chelsea yang mengoleksi 45 poin dan baru akan bermain melawan Aston Villa.
Masalah konsentrasi di fase akhir laga kini menjadi pekerjaan rumah serius bagi sang juara bertahan. Jika tak segera dibenahi, ambisi kembali ke papan atas bisa semakin menjauh.(cit)




