KILASJATIM.COM, Surabaya – Real Madrid gagal memangkas jarak dari Barcelona setelah takluk 0-1 dari Getafe CF. Bermain di Santiago Bernabeu, Selasa (3/2/2026) dini hari WIB, Los Blancos kalah meski tampil dominan.
Madrid mencatatkan 18 percobaan dengan tujuh mengarah ke gawang. Namun efektivitas menjadi milik tim tamu.
Getafe justru mencuri gol lebih dulu pada menit ke-39. Berawal dari sapuan kurang sempurna Antonio Ruediger, Mauro Arambarri mengarahkan bola ke Martin Satriano yang berdiri bebas.
Satriano tanpa kontrol langsung melepaskan sepakan voli ke pojok atas gawang Thibaut Courtois. Getafe unggul 1-0.
Madrid sebenarnya punya peluang emas lebih dulu. Vinicius Junior gagal menaklukkan David Soria dalam situasi satu lawan satu pada menit ke-13. Arda Guler juga membuang kans setelah tembakannya dari sudut sempit ditepis Soria.
Menjelang turun minum, sundulan Aurelien Tchouameni juga belum mampu mengubah skor.
Masuk babak kedua, Madrid meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah pergantian dilakukan, termasuk memasukkan Rodrygo dan Brahim Diaz. Namun pertahanan rapat Getafe sulit ditembus.
Frustrasi tuan rumah memuncak di akhir laga. Franco Mastantuono diganjar kartu merah usai menghina wasit. Getafe juga kehilangan Adrian Liso karena kartu kuning kedua. Kedua tim menutup laga dengan 10 pemain.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir.
Kekalahan ini membuat Madrid tertahan di posisi kedua klasemen La Liga dengan 60 poin, tertinggal empat angka dari Barcelona di puncak.
Sementara Getafe naik ke peringkat ke-11 dengan 32 poin.
Hasil di Bernabeu ini menjadi peringatan bagi Madrid: dominasi tanpa efektivitas hanya akan memperlebar jarak dalam perburuan gelar.(cit)




